PEKANBARU — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk petani mitra plasma di Riau kembali mencatat rekor tertinggi. Dalam penetapan pekan ke-27, harga acuan ditetapkan sebesar Rp3.985,26 per kilogram untuk kelompok tanaman berusia sembilan tahun, naik Rp54,71 dari pekan sebelumnya.
Kenaikan ini disepakati dalam rapat resmi Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga. Proses penetapan mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Faktor Pendorong: Harga CPO dan Kernel Menguat
Otoritas terkait menyebutkan bahwa tren positif ini dipicu oleh pergerakan pasar yang menguat pada komoditas turunan sawit. Harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp101,87 per kilogram, sementara kernel naik Rp706,80 per kilogram dibandingkan minggu lalu.
"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel," demikian pernyataan yang dikutip dari website Pemprov Riau.
Untuk periode ini, indeks K yang dipakai adalah 93,39 persen. Adapun harga cangkang ditetapkan sebesar Rp18,27 per kilogram.
Mekanisme Transparan: KPBN Jadi Acuan Validasi
Guna mengantisipasi pabrik pengolahan yang tidak mempublikasikan data transaksi, mekanisme penentuan harga CPO dan kernel dialihkan menggunakan angka rata-rata tim atau mengacu pada acuan KPBN. Syaratnya, data tersebut harus memenuhi kriteria validasi kedua.
Pada periode ini, rata-rata harga CPO KPBN berada di posisi Rp15.737,50 per kilogram, sedangkan kernel KPBN tercatat sebesar Rp14.953,00 per kilogram. Angka ini menjadi dasar verifikasi bagi penetapan harga TBS petani.
Komitmen Pemprov: Tata Kelola Harga untuk Kesejahteraan Petani
Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus mengawal skema penetapan harga agar berjalan transparan. Upaya ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Tinggi Riau sebagai pengawas.
"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Kenaikan harga TBS pekan ini menjadi angin segar bagi ribuan pekebun mitra plasma di Riau. Dengan harga tembus Rp3.985 per kilogram, pendapatan petani dipastikan meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.