Pencarian

Karhutla di Batang Hari Belum Padam, Gubernur Jambi Kerahkan 7.000 Petugas dan Siapkan Modifikasi Cuaca 10 September 2026

Selasa, 08 September 2026 • 20:01:01 WIB
Karhutla di Batang Hari Belum Padam, Gubernur Jambi Kerahkan 7.000 Petugas dan Siapkan Modifikasi Cuaca 10 September 2026
Gubernur Jambi memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari bersama Danrem 042/Garuda Putih dan unsur Forkopimda.

BATANG HARI — Rapat yang digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari ini turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, serta perwakilan unsur Forkopimda. Fokus pembahasan mengarah pada kebakaran di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS), yang menjadi salah satu titik kritis penyebaran api.

Bibit Hujan Jadi Target Utama OMC

Al Haris menyebut, upaya pemadaman dari darat dan udara akan dibantu dengan rekayasa cuaca. Tim OMC dijadwalkan mulai bertugas pada Kamis (10/9/2026) mendatang.

"Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya," ujarnya.

Personel Bertambah dari 5.900 Menjadi 7.000 Orang

Gubernur mengakui, kondisi tanpa hujan membuat penanganan karhutla semakin berat. Ia juga menyoroti kebutuhan tenaga di lapangan yang terus meningkat seiring meluasnya area terdampak.

"Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih," ungkapnya.

Penambahan personel ini menjadi sinyal bahwa operasi pemadaman tidak hanya mengandalkan upaya darat, tetapi juga membutuhkan dukungan logistik dan koordinasi lintas instansi yang lebih masif.

Koordinasi Tiga Pilar Jadi Kunci

Dalam rapat tersebut, Al Haris menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan langkah yang terukur. Ia meminta seluruh unsur terkait untuk memperkuat koordinasi dan bekerja sungguh-sungguh agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

"Intinya kita disini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh," tegas Al Haris.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait lainnya dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemadaman, sekaligus mencegah meluasnya titik api ke wilayah permukiman warga.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bitnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks