KERINCI – Institut Agama Islam Negeri Kerinci (IAIN) Kerinci semakin menunjukkan keseriusannya menjadi pusat pendidikan tinggi unggulan di Provinsi Jambi. Senin (16/2), kampus tersebut melaksanakan Asesmen Lapangan sebagai tahapan strategis dalam proses pembukaan Program Magister (S2) Pascasarjana yang dinilai langsung oleh tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Tiga program studi yang diajukan yakni Tadris Bahasa Inggris, Manajemen Bisnis Syariah, dan Tadris IPA. Kehadiran program magister ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat Kerinci dan sekitarnya yang selama ini harus keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa pembukaan program magister bukan sekadar penambahan jurusan, melainkan bagian dari transformasi institusi menuju kampus yang lebih kompetitif dan berdaya saing.
“Kami ingin menghadirkan pendidikan magister yang unggul, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ini adalah komitmen kami untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.
Dalam asesmen tersebut, tim BAN-PT melakukan verifikasi menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kesiapan kurikulum, kualifikasi dosen, kelengkapan fasilitas, sistem penjaminan mutu, hingga roadmap pengembangan lima tahun ke depan. Seluruh persiapan disebut telah dilakukan secara matang untuk memastikan program yang dibuka benar-benar berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional.
Pembukaan Program Magister ini menjadi tonggak penting bagi IAIN Kerinci dalam memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman, pendidikan, dan ekonomi syariah di wilayah Jambi. Kehadiran S2 di kampus ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas akademik generasi muda serta para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan daerah.
IAIN Kerinci optimistis, setelah tahapan asesmen ini rampung, program magister dapat segera terealisasi dan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan lanjutan yang lebih dekat, terjangkau, dan berkualitas.