Pencarian

13 Kepala Sekolah di Muaro Jambi Mundur Massal Usai 2 Hari Dilantik, Ini Tiga Alasan Dominan

Jumat, 22 Mei 2026 • 10:37:08 WIB
13 Kepala Sekolah di Muaro Jambi Mundur Massal Usai 2 Hari Dilantik, Ini Tiga Alasan Dominan
Sebanyak 13 kepala sekolah di Muaro Jambi mengundurkan diri dua hari setelah pelantikan.

MUARO JAMBI — Gelombang pengunduran diri mengejutkan terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Belasan kepala sekolah yang baru dua hari dilantik memilih mundur dari jabatannya, Kamis (21/5/2026).

Dominasi Alasan Kesehatan hingga Jarak Tempuh

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, M Hendri Gunawan, membenarkan adanya pengunduran diri massal tersebut. Ia merinci tiga faktor utama yang mendorong keputusan para kepala sekolah.

“Saat ini telah ada sekitar 13 orang kepala sekolah yang telah mengajukan surat pengunduran diri ke Dinas Pendidikan dengan berbagai alasan mulai dari kondisi kesehatan, mendekati masa pensiun, maupun jarak tempuh tugas yang jauh,” ujar Hendri.

Dari ketiga alasan itu, faktor kesehatan disebut menjadi yang paling dominan. Beberapa kepala sekolah merasa kondisi fisiknya tidak lagi mendukung untuk menjalankan tugas tambahan sebagai pimpinan sekolah.

Pelantikan 183 Kepala Sekolah Baru Digelar Pekan Lalu

Sebelum peristiwa ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi baru saja melantik 183 kepala sekolah untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Rinciannya, 31 kepala sekolah TK, 99 kepala sekolah SD, dan 53 kepala sekolah SMP resmi menempati jabatan baru.

Namun, belum genap sepekan menjalankan tugas, 13 di antaranya memilih mengundurkan diri. Selain faktor kesehatan, beberapa kepala sekolah diketahui sudah mendekati masa pensiun sehingga dinilai tidak optimal lagi memimpin satuan pendidikan.

Jarak lokasi penugasan yang terlalu jauh dari tempat tinggal juga menjadi pertimbangan serius bagi sejumlah kepala sekolah. Kondisi geografis Muaro Jambi yang cukup luas membuat mobilitas antarwilayah menjadi tantangan tersendiri.

Langkah Dinas Pendidikan: Mengkaji Ulang dan Mencari Pengganti

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi kini tengah mengkaji ulang situasi yang terjadi. Pihak dinas juga mencari langkah penanganan lebih lanjut terkait jabatan kepala sekolah yang kosong pascapengunduran diri.

“Kami tidak ingin aktivitas pendidikan di sekolah-sekolah terganggu,” kata Hendri. Proses pengisian jabatan yang ditinggalkan akan segera diformulasikan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi proses mutasi dan rotasi kepala sekolah di daerah. Pertimbangan kondisi personal dan geografis dinilai perlu diperhitungkan lebih matang ke depan.

Bagikan
Sumber: regional.inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks