SUNGAI PENUH — Pembukaan dan peningkatan akses jalan Kerinci–Bungo dinilai bakal memangkas waktu tempuh perjalanan warga sekaligus mengerek pertumbuhan ekonomi di kawasan barat Jambi. Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyebut, akses yang lebih baik akan berdampak langsung pada efisiensi distribusi barang dan jasa, perdagangan, hingga sektor pariwisata.
“Dengan akses yang semakin baik, jarak tempuh masyarakat akan lebih singkat. Ini juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, perdagangan, pariwisata, hingga pelayanan publik,” kata Alfin dalam keterangan yang diterima, Jumat (29/5/2026).
Akses Jalan yang Memadai Buka Peluang Ekonomi Baru
Bupati Kerinci Monadi menekankan, pembangunan konektivitas wilayah tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Kolaborasi antarpemerintah daerah, menurut dia, menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan.
Monadi menilai, akses jalan yang memadai akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama di sektor perdagangan hasil pertanian dan pariwisata. Jalur Kerinci–Bungo selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga dari tiga daerah: Kerinci, Sungai Penuh, dan Bungo.
Bupati Bungo: Keterhubungan Wilayah Kebutuhan Penting
Bupati Bungo H. Dedy Putra menegaskan, keterhubungan wilayah merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat di kawasan barat Jambi. Akses transportasi yang lancar, kata dia, akan memperkuat aktivitas ekonomi regional sekaligus meningkatkan pelayanan publik.
Selain membahas infrastruktur darat, ketiga kepala daerah juga menandatangani dukungan terhadap pembukaan rute penerbangan Batik Air untuk jalur Muara Bungo–Jakarta. Rute udara ini diharapkan memperkuat konektivitas transportasi dan mendukung mobilitas masyarakat serta investasi di wilayah Kerinci, Sungai Penuh, dan Bungo.
Sinergi Tiga Daerah Wujudkan Akses Strategis Kawasan Barat Jambi
Ketiga kepala daerah berharap sinergi yang dibangun dapat mempercepat terwujudnya jalur penghubung Kerinci–Bungo sebagai salah satu akses strategis di kawasan barat Provinsi Jambi. Pertemuan di Sungai Penuh berlangsung dalam suasana akrab dengan fokus pembahasan pada percepatan pembangunan jalur tersebut.
Apa Dampak Langsung bagi Warga Kerinci dan Bungo?
Masyarakat di tiga daerah, terutama di kawasan perbatasan, akan merasakan efisiensi waktu perjalanan dan biaya logistik. Distribusi hasil pertanian dari Kerinci ke Bungo dan sebaliknya diprediksi lebih cepat, begitu pula akses wisatawan ke objek-objek alam di kawasan barat Jambi.
Kapan Proyek Pembukaan Jalur Kerinci–Bungo Mulai?
Bahan belum menyebutkan jadwal pasti pelaksanaan proyek. Namun, komitmen politik dari tiga kepala daerah yang sudah ditandatangani menjadi landasan awal untuk percepatan pembangunan fisik jalan dan rute penerbangan baru.