Pencarian

5 Jenis Pohon Populer yang Bisa Merusak Pondasi Rumah di Jambi, Warga Diminta Cermati Jarak Tanam

Kamis, 14 Mei 2026 • 11:30:09 WIB
5 Jenis Pohon Populer yang Bisa Merusak Pondasi Rumah di Jambi, Warga Diminta Cermati Jarak Tanam
Warga Jambi diimbau cermati jarak tanam pohon untuk mencegah kerusakan pondasi rumah.

JAMBI — Memilih jenis pohon untuk halaman rumah ternyata bukan soal estetika semata. Di balik rindangnya dedaunan dan buah yang dinanti, sistem perakaran beberapa tanaman justru menjadi ancaman serius bagi bangunan. Warga di Kota Jambi dan kabupaten sekitarnya perlu mewaspadai risiko ini, terutama bagi rumah dengan pondasi dangkal atau lahan terbatas.

Mengapa Akar Pohon Bisa Merusak Beton?

Akar pohon secara alami mencari sumber air dan nutrisi. Pada beberapa spesies, pertumbuhan akar sangat invasif, mampu menembus celah-celah kecil pada beton dan pipa drainase. Tekanan lateral dari akar yang membesar seiring waktu dapat menyebabkan tanah bergeser, memicu retak rambut hingga retak struktur pada tembok rumah.

Fenomena ini sering tidak disadari pemilik rumah hingga kerusakan sudah parah. Biaya perbaikan pondasi yang membengkak pun menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan.

Beringin: Musuh Utama Struktur Bangunan

Pohon Beringin (Ficus Benjamina) dinilai paling berbahaya bagi pondasi permanen. Akar tunggang dan akar gantungnya sangat kuat, mampu menembus lapisan semen dan beton. Kekuatan ini kerap menyebabkan keretakan besar pada lantai dan dinding jika ditanam terlalu dekat dengan bangunan.

Pohon Mangga: Buah Manis, Akar Rakus

Meski menjadi favorit di halaman rumah Jambi, pohon mangga menyimpan risiko. Akarnya dikenal rakus mencari kelembapan. Seiring bertambahnya usia, diameter akar membesar dan memberi tekanan pada dinding pondasi. Tekanan ini bisa memicu pergeseran tanah dan retakan yang membahayakan struktur tembok.

Cemara dan Tiga Jenis Lain yang Perlu Diwaspadai

Pohon Cemara, yang kerap dipilih sebagai tanaman hias karena bentuknya ikonik, memiliki sistem perakaran yang tumbuh jauh ke dalam tanah. Kekuatan penetrasinya dapat merusak integritas beton di bawah permukaan. Para ahli merekomendasikan jarak tanam minimal 5 hingga 10 meter dari bangunan utama untuk cemara dan jenis pohon besar lainnya.

Selain beringin, mangga, dan cemara, terdapat dua jenis pohon lain yang juga memiliki akar agresif. Sayangnya, data spesifik mengenai dua jenis sisanya belum dirilis secara lengkap oleh sumber terkait. Warga diimbau tetap waspada dan berkonsultasi dengan ahli tata lingkungan sebelum menanam pohon besar di lahan sempit.

Langkah Pencegahan Sebelum Kerusakan Terjadi

Pemilik rumah di Jambi disarankan untuk memeriksa jarak tanam pohon yang sudah ada. Jika pohon ditanam kurang dari 3 meter dari dinding rumah, risiko kerusakan pondasi meningkat signifikan. Pemangkasan akar secara berkala atau pemindahan pohon ke lokasi yang lebih aman bisa menjadi solusi.

Memilih vegetasi dengan sistem perakaran serabut, seperti tanaman hias semak atau pohon buah kecil, juga dapat mengurangi risiko tanpa mengorbankan kesejukan alami halaman rumah.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks