BATANG HARI — Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menegaskan bahwa Jambi School Football League (JSFL) 2026 bukan sekadar ajang kompetisi antar-sekolah. Ia menyebut liga ini sebagai fondasi penting bagi pembinaan atlet muda di daerah. “Anak-anak inilah bibit atlet masa depan kita. Potensi yang mereka miliki hari ini adalah modal utama bagi sepak bola Jambi dan Indonesia di masa mendatang,” ujar Fadhil Arief yang juga menjabat sebagai Ketua Asprov PSSI Jambi.
Juara Ditentukan Lewat Adu Penalti
Pertandingan final mempertemukan dua tim terbaik dari ratusan sekolah yang telah bertanding sejak beberapa pekan sebelumnya. Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. SD 144 Muara Bungo akhirnya keluar sebagai juara setelah para pemainnya mampu menjaga ketenangan dan mental di momen krusial tersebut.
Piala Bergilir dan Hadiah Langsung dari Ketua PSSI Jambi
Piala bergilir dan hadiah juara diserahkan langsung oleh Fadhil Arief. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sportivitas seluruh peserta selama kompetisi berlangsung. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi di lapangan hijau dan pencapaian akademik. Menurutnya, pembinaan karakter atlet muda menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mencetak generasi pesepak bola yang tangguh, jujur, dan berakhlak mulia.
Komitmen Asprov PSSI Jambi untuk Sepak Bola Akar Rumput
“Keberadaan liga sekolah ini sangat penting sebagai wadah pembinaan dini, agar talenta yang ada di pelosok daerah dapat tergali, terlatih, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” kata Fadhil Arief. Keberhasilan penyelenggaraan JSFL 2026 menjadi bukti komitmen Asprov PSSI Jambi dalam memajukan sepak bola usia dini serta menyiapkan regenerasi pemain berkualitas dari akar rumput.
Dengan berakhirnya edisi tahun ini, para pemangku kepentingan berharap JSFL dapat terus menjadi agenda rutin. Turnamen ini dinilai sebagai jembatan bagi bakat-bakat muda Jambi untuk menuju level sepak bola nasional. Fadhil Arief berharap semangat, disiplin, dan kerja keras yang ditunjukkan para pemain dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada edisi-edisi mendatang.