MUARO JAMBI — Ratusan anggota Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Jambi kini memiliki jalan baru untuk memperkuat ekonomi keluarga. Organisasi tersebut meluncurkan Koperasi Jasa Insan Cita Sehati dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Sekretariat Majelis Wilayah KAHMI Provinsi Jambi, Rabu (20/5/2026).
Ketua Koperasi Jasa Insan Cita Sehati, Fitri Lidiya, menegaskan bahwa koperasi ini bukan sekadar lembaga simpan pinjam. “Tujuan dibuatnya koperasi ini untuk kesejahteraan anggota dan menjadi wadah implementasi perempuan Forhati dalam meningkatkan ekonomi keluarga yang berkelanjutan,” ujarnya.
Legalitas koperasi sudah kantongi izin resmi. Fitri menjelaskan, seluruh dokumen telah melalui akta notaris dan pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Artinya, badan usaha ini siap menjalankan program secara profesional sejak hari pertama.
Bidang Usaha: Dari Roti hingga EO
Koperasi tidak hanya bergerak di satu sektor. Rencana usaha yang dipaparkan dalam RAT mencakup delapan bidang: industri roti dan kue, jasa boga, industri pakaian jadi, percetakan, kedai makan dan minum, aktivitas desain, hingga Event Organizer (EO).
Diversifikasi ini dipilih agar anggota bisa berkontribusi sesuai keahlian masing-masing. “Kami ingin setiap perempuan Forhati punya ruang untuk mengembangkan potensi ekonominya,” tambah Fitri.
Simpanan Pokok Rp100 Ribu, Wajib Rp25 Ribu
Untuk memulai operasional, koperasi menetapkan simpanan pokok sebesar Rp100 ribu dan simpanan wajib Rp25 ribu per anggota. Angka ini tergolong ringan jika dibandingkan dengan manfaat yang diharapkan, yaitu akses permodalan dan jaringan usaha bersama.
Sekretariat koperasi beralamat di Jalan Mpu Gandring Nomor 67 RT 11, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Lokasi ini dipilih karena mudah dijangkau anggota yang sebagian besar berdomisili di sekitar Kota Jambi dan Muaro Jambi.
Momentum Kebangkitan Ekonomi Perempuan
Peluncuran koperasi ini dinilai sebagai langkah strategis di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan rumah tangga. Forhati Jambi selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, namun belum memiliki instrumen ekonomi yang terstruktur.
Dengan adanya Koperasi Jasa Insan Cita Sehati, para anggota tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku usaha. “Kemandirian ekonomi perempuan adalah fondasi keluarga yang kuat,” ujar Fitri menutup pernyataannya.
RAT dan launching ini diharapkan menjadi awal lahirnya ekosistem usaha berbasis solidaritas yang bisa direplikasi oleh cabang Forhati di daerah lain di Provinsi Jambi.