Pelayanan penerbangan di Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi berangsur pulih setelah dua maskapai, Garuda Indonesia dan Batik Air, sukses mendarat dari Jakarta pada Selasa (9/9). General Manager Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Ardon Marbun, memastikan kondisi operasional saat ini telah normal pascaterdampak aktivitas Anak Gunung Krakatau sejak Minggu (6/9) lalu.
JAMBI — Dua pesawat maskapai nasional berhasil mendarat mulus di Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi pada Selasa (9/9), menandai pulihnya layanan penerbangan yang sempat terganggu akibat terdampak aktivitas Anak Gunung Krakatau sejak Minggu (6/9) lalu. General Manager Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Ardon Marbun, mengonfirmasi bahwa kondisi operasional bandara telah kembali normal.
"Kondisi saat ini normal. Garuda dan Batik sudah mendarat," kata Ardon di Jambi, Selasa.
Penerbangan Perdana Jambi-Jakarta Kembali Beroperasi
Selain kedatangan, Ardon menyebut penerbangan pertama Indonesia (ID) 6807 milik Batik Air dengan rute Jambi menuju Jakarta telah berangkat. Hal ini menjadi sinyal positif bagi calon penumpang yang sempat menunda perjalanan akibat gangguan abu vulkanik.
Meski demikian, Ardon mengingatkan bahwa pemulihan penuh masih bergantung pada kondisi di sisi hulu. "Operasional masih sangat tergantung dengan rotasi pesawat di CGK," tambahnya.
Jadwal Siang dan Sore Masih Fluktuatif
Menurut Ardon, penerbangan yang dijadwalkan pada siang dan sore hari masih sangat tergantung pada pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Kondisi ini membuat jadwal keberangkatan dari Jambi berpotensi mengalami perubahan mendadak.
Oleh karena itu, bandara mengimbau calon penumpang untuk tidak hanya mengandalkan informasi dari pihak lain. Penumpang diminta rutin memeriksa status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai sebelum berangkat ke bandara.
Kontak Resmi untuk Informasi Kebandarudaraan
Untuk informasi terkait kondisi kebandarudaraan secara umum, masyarakat dapat menghubungi Contact Center Injourney Airports melalui layanan 172. Layanan ini disediakan untuk memastikan calon penumpang mendapatkan informasi yang akurat dan terbaru.
Sebelumnya, aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda sempat memengaruhi sejumlah rute penerbangan di wilayah Indonesia, termasuk yang menuju dan berasal dari Jambi. Gangguan tersebut terjadi sejak Minggu (6/9) lalu dan menyebabkan sejumlah jadwal penerbangan mengalami penundaan.