JAMBI — Kepengurusan PDPI Cabang Jambi masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang dihadiri jajaran pengurus pusat, IDI Wilayah Jambi, para direktur rumah sakit, serta ketua organisasi profesi kesehatan di Provinsi Jambi. Pelantikan ini menjadi sinyal penguatan kolaborasi lintas profesi untuk menjawab tantangan penyakit paru yang masih tinggi di daerah.
Kembali Pimpin, dr. Meidianto Bawa Agenda Keberlanjutan
dr. Meidianto, Sp.P(K) Onk.T, FISR kembali didapuk sebagai Ketua PDPI Cabang Jambi, didampingi dr. Dicky Wahyudi, Sp.P(K) sebagai sekretaris. Struktur pengurus harian lainnya juga sebagian besar dipertahankan dari periode sebelumnya, termasuk dr. Nova Indriyani, Sp.P(K) sebagai bendahara dan dr. Melly Miranda, M.Ked(Paru), Sp.P(K) yang dipercaya mengelola bidang Hubungan Masyarakat.
Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga kesinambungan program kerja dan memperkuat agenda strategis yang sudah berjalan. “Pergantian kepengurusan bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat komitmen organisasi,” ujar Ketua Umum PP PDPI, Dr. dr. Arif Riadi Arifin, Sp.P(K), MARS, dalam sambutannya.
Eliminasi TBC Jadi Prioritas Utama
Ketua PDPI Cabang Jambi, dr. Meidianto, menyatakan bahwa organisasi akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program kesehatan nasional. “Kami akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, rumah sakit, dan institusi pendidikan untuk menjawab tantangan penyakit paru di Jambi, termasuk mendukung target eliminasi tuberkulosis nasional,” tegasnya.
Provinsi Jambi termasuk wilayah dengan beban TB yang masih perlu perhatian serius. PDPI Cabang Jambi berkomitmen mempercepat deteksi dan pengobatan melalui kolaborasi dengan puskesmas dan rumah sakit di seluruh kabupaten/kota.
Penguatan Kompetensi Anggota Lewat Riset dan Pendidikan
Sekretaris PDPI Cabang Jambi, dr. Dicky Wahyudi, menambahkan bahwa fokus kepengurusan baru meliputi penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kompetensi anggota melalui kegiatan ilmiah berkelanjutan, serta budaya penelitian dan publikasi di bidang pulmonologi. “Kami ingin memastikan setiap program kerja berdampak nyata, baik bagi anggota maupun masyarakat,” jelasnya.
Seminar, workshop, dan pelatihan akan digencarkan untuk meningkatkan kapasitas dokter paru di Jambi. Selain itu, kolaborasi akademik dengan institusi pendidikan kedokteran juga akan diperluas.
Literasi Kesehatan Masyarakat Jadi Fokus Humas
Bidang Humas PDPI Cabang Jambi yang diampu dr. Melly Miranda, M.Ked(Paru), Sp.P(K) menegaskan pentingnya komunikasi publik. Organisasi akan aktif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat tentang penyakit respirasi, termasuk bahaya merokok, polusi udara, dan pentingnya deteksi dini TB.
Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit paru di Provinsi Jambi. Dengan kepengurusan yang solid, PDPI Cabang Jambi optimistis mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan respirasi masyarakat.