Pencarian

Wisata Belanja Jadi Motor Ekonomi Baru, Menkeu Dorong Wisatawan Belanja di Dalam Negeri

Kamis, 27 Agustus 2026 • 12:05:32 WIB
Wisata Belanja Jadi Motor Ekonomi Baru, Menkeu Dorong Wisatawan Belanja di Dalam Negeri
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membuka Indonesia Retail Summit & Expo 2026 di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

JAMBI — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara resmi mendorong pengembangan wisata belanja sebagai motor pertumbuhan ekonomi yang baru. Dorongan ini disampaikan dalam acara Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026 di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Langkah ini diambil di tengah meningkatnya mobilitas wisatawan dan aktivitas konsumsi masyarakat Indonesia.

Data terkini mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta kunjungan pada Januari-Juni 2026, tumbuh 5,71 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 630,41 juta perjalanan, naik 2,71 persen. Angka-angka ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan sektor ritel dan belanja.

Potensi Belanja Wisatawan yang Belum Tergarap

Yang menarik perhatian adalah data dari Bank Indonesia. Sepanjang Semester I-2026, tercatat sekitar 4,46 juta perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri dengan total pembayaran jasa perjalanan mencapai USD6,7 miliar. Angka ini menunjukkan ruang yang sangat besar untuk meningkatkan daya tarik wisata belanja di dalam negeri.

“Tentu di berbagai negara, tujuan dari wisatawan sebagian adalah kuliner dan belanja. Jadi ini tentu perlu didorong supaya mereka belanja di Indonesia saja. Dan kita berharap bahwa ini juga bisa memanfaatkan wisata belanja sebagai motor pertumbuhan baru,” ujar Airlangga dalam sambutannya.

Ritel Masuk Desa, Bukan Hanya di Kota Besar

Strategi penguatan perdagangan tidak hanya berfokus pada pusat kota. Pemerintah mendorong ekosistem ritel menjangkau hingga ke wilayah pedesaan. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) disiapkan menjadi bagian penting dari ekosistem ini, memperluas akses masyarakat terhadap barang kebutuhan ritel sekaligus membuka jalur pemasaran bagi produk daerah.

“Bapak Presiden juga mendorong agar retail ini tidak hanya di kota-kota besar ataupun di urban, tetapi masuk juga di pedesaan. Oleh karena itu pemerintah mendorong Koperasi Merah Putih agar barang retail yang disubsidi pemerintah juga bisa tersedia di lapangan. Sekaligus mempunyai tugas sebagai agen untuk membeli barang-barang hasil pertanian ataupun perikanan di daerah masing-masing,” jelas Airlangga.

Sinergi Ritel dan Produk Lokal

Integrasi antara ritel dan produksi dalam negeri menjadi kunci transformasi perdagangan. Pemerintah memastikan peningkatan aktivitas perdagangan tidak hanya memperkuat sisi konsumsi, tetapi juga menciptakan permintaan bagi barang-barang produksi lokal.

“Dan terus pemerintah mendorong sinergi antara retail, dan harapannya tentu barang yang didorong di retail itu juga barang yang diproduksi di dalam negeri,” kata Airlangga.

Konsumsi Domestik yang Kokoh dan Digitalisasi Pembayaran

Penguatan perdagangan domestik sejalan dengan peran konsumsi sebagai penopang utama ekonomi nasional. Pada Triwulan II-2026, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06 persen dan berkontribusi 53,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juli 2026 juga berada di level optimistis 116,8.

Dukungan digitalisasi pembayaran juga terus menguat. Hingga Juni 2026, QRIS telah digunakan oleh 65,77 juta pengguna dan diterima oleh 44,86 juta merchant, dengan 96,68 persen di antaranya adalah pelaku UMKM. Fondasi digital ini membuat ekosistem perdagangan semakin efisien dan inklusif.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menambahkan bahwa transformasi perdagangan harus melihat perubahan pola konsumsi secara menyeluruh. Ekosistem yang terintegrasi antara konsumen, pelaku usaha, produsen, hingga sistem pembayaran akan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rctiplus.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks