JAMBI — Kunjungan Gubernur Jambi Al Haris ke lokasi kebakaran di Desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, bukan sekadar seremonial. Orang nomor satu di Provinsi Jambi itu langsung menginstruksikan Dinas Perumahan dan Permukiman untuk segera memproses bantuan perbaikan rumah bagi para korban.
Al Haris tiba di lokasi bersama Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmasari, dan disambut langsung oleh warga yang tengah berduka. Penyerahan bantuan turut disaksikan Ketua DPRD Tanjabtim beserta sejumlah anggota dewan.
Bantuan yang Disalurkan untuk Korban Kebakaran
Pemerintah Provinsi Jambi menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal. Bantuan tersebut meliputi:
- Biaya pembangunan rumah
- Sembako
- Peralatan dapur
- Kasur dan selimut
- Makanan untuk anak-anak
Al Haris menegaskan bahwa bantuan pembangunan rumah menjadi prioritas utama. Instruksinya kepada dinas terkait untuk segera bertindak menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan warga kembali memiliki hunian layak.
Gubernur: Pemerintah Tidak Akan Menyia-nyiakan Warga
Di tengah duka yang menyelimuti para korban, Al Haris menyampaikan simpatinya secara langsung. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga yang kehilangan harta benda.
"Selaku pemerintah, kita ingin memberikan rasa simpati kepada masyarakat. Kita berharap mereka sabar dan tabah. Insyaallah, pemerintah juga tidak akan menyia-nyiakan mereka dan akan lebih memperhatikan mereka," kata Al Haris di lokasi kejadian.
Kebakaran Terjadi di Tengah Waspada Karhutla
Peristiwa kebakaran permukiman ini terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda Jambi. Kemarau panjang yang sedang berlangsung meningkatkan potensi kebakaran, baik di lahan maupun permukiman warga.
"Sekarang kita sedang berjibaku mengamankan karhutla dan hutan kita. Di tengah kondisi itu, ada juga musibah warga yang rumahnya terbakar. Karena itu, kita hadir untuk melihat langsung kondisi mereka dan memberikan bantuan," ujarnya.
Gubernur menyebut penanganan karhutla di Jambi saat ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Polhut, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya turun ke lapangan.
Kualitas Udara Mulai Terdampak Kabut Asap
Al Haris juga mengungkapkan bahwa kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi mulai menunjukkan dampak kabut asap. Kondisi ini tak bisa dianggap remeh karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Sebagian sekolah bahkan telah menerapkan pembelajaran dari rumah. Langkah ini diambil menyusul kualitas udara yang berada di atas ambang batas tidak sehat, terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap gangguan pernapasan.