Pencarian

Kabut Asap Karhutla Mulai Selimuti Bungo, BPBD Imbau Warga Pakai Masker dan Jangan Bakar Lahan

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:49:31 WIB
Kabut Asap Karhutla Mulai Selimuti Bungo, BPBD Imbau Warga Pakai Masker dan Jangan Bakar Lahan
Kabut asap akibat karhutla mulai menyelimuti sejumlah titik di Kabupaten Bungo, Jambi, sehingga mengurangi jarak pandang pengendara di Jalan Lintas Sumatera.

BUNGO — Asap tipis mulai tampak membentang di sejumlah titik di Kabupaten Bungo, Jambi, khususnya di sepanjang jalur Jalan Lintas Sumatera. Kondisi ini membuat jarak pandang pengendara berkurang dan diduga kuat dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah sekitar.

Kepala BPBD Kabupaten Bungo, Zainadi, membenarkan kondisi tersebut. Pihaknya langsung mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan.

Belum Ada Instruksi Resmi dari Provinsi Jambi

Zainadi menegaskan, hingga saat ini belum ada instruksi atau imbauan khusus dari Pemerintah Provinsi Jambi terkait kabut asap yang mulai melanda. Meski begitu, warga diminta untuk tidak menunggu instruksi lebih lanjut dan tetap mengantisipasi dampak buruk asap terhadap kesehatan.

“Meski belum ada imbauan resmi terkait kabut asap dari Provinsi Jambi, kita tetap waspada bila hendak beraktivitas di luar rumah. Tetap gunakan masker apabila ingin beraktivitas,” ujar Zainadi, Selasa (25/8/2026).

Dua Pemicu Utama: Puntung Rokok dan Pembakaran Lahan

Dalam pernyataannya, Zainadi secara spesifik menyoroti dua faktor yang paling berisiko memicu meluasnya kebakaran. Pertama, kelalaian kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan. Kedua, kebiasaan membakar sampah di lahan kering yang mudah terbakar.

“Ancaman bagi pelaku karhutla sudah jelas. Karena itu, kami terus mengimbau agar masyarakat di wilayah pedesaan tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” katanya.

Praktik membuka lahan dengan cara dibakar dinilai sangat berbahaya karena api dapat dengan cepat merambat di kondisi lahan yang kering, sehingga berpotensi memperluas area kebakaran dan memperparah kualitas udara di permukiman.

Kualitas Udara Masih Aman, Warga Diminta Jaga Lingkungan

Zainadi menuturkan, kondisi kabut asap di Bungo saat ini masih tergolong belum parah. Namun, ia mengingatkan bahwa kabut dapat semakin pekat dan berbahaya apabila titik api terus bermunculan dalam beberapa hari ke depan.

“Masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga lingkungan dari segala potensi yang bisa menyebabkan kebakaran hutan dan lahan,” cetusnya.

BPBD Bungo berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan bisa meningkat, mengingat dampak karhutla tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan warga dan aktivitas ekonomi di jalur transportasi lintas Sumatera.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiprima.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks