Pencarian

PLN Indonesia Power Resmikan Sekolah Lapang Kopi Liberica di Tanjab Barat, Petani Betara Dibekali Teknik Budidaya dan Pemasaran

Jumat, 17 Juli 2026 • 15:40:01 WIB
PLN Indonesia Power Resmikan Sekolah Lapang Kopi Liberica di Tanjab Barat, Petani Betara Dibekali Teknik Budidaya dan Pemasaran
PLN Indonesia Power meresmikan Sekolah Lapang Kopi Liberica di Tanjab Barat untuk meningkatkan kompetensi petani Betara.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang fokus pada bantuan infrastruktur seperti dome pengering kopi, rumah produksi, dan peralatan pengolahan, tahun ini PLN Indonesia Power menggeser strategi. Perusahaan memusatkan program pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui Sekolah Lapang, penyediaan bibit unggul, pupuk, serta pendampingan teknis budidaya secara langsung di lapangan.

Apresiasi Pemkab: Kopi Liberica Jadi Identitas Daerah

Peresmian dihadiri perwakilan Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat, yang diwakili Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan, Rismanto. Dalam sambutannya, Rismanto menyampaikan apresiasi atas konsistensi PLN Indonesia Power selama tiga tahun terakhir.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada PT PLN Indonesia Power yang telah menunjukkan kepedulian nyata melalui program pemberdayaan masyarakat," kata Rismanto.

Menurutnya, Kopi Liberica merupakan identitas sekaligus komoditas unggulan di Negeri "Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan" yang memiliki potensi besar meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara profesional—dari budidaya hingga pemasaran. "Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga Kopi Liberika Tanjung Jabung Barat semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," tambahnya.

PLN: Energi Bukan Hanya Listrik, Tapi Juga Perekonomian Rakyat

Manager PT PLN Indonesia Power UBP Jambi, Purba Kusuma, menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL tidak diukur dari besarnya bantuan, melainkan dari kemampuan menciptakan kemandirian masyarakat.

"Kami berharap Sekolah Lapang ini mampu melahirkan petani-petani Kopi Liberika yang semakin profesional, produktif, dan berdaya saing," kata Purba.

Purba menjelaskan, ketika petani berkembang, ekonomi daerah tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat meningkat, maka nilai keberhasilan program benar-benar terasa. "Bagi PLN Indonesia Power, energi bukan hanya listrik yang kami hasilkan, tetapi juga energi untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kolaborasi dan pemberdayaan," tegasnya.

Harapan Camat Betara: Edukasi Petani Harus Berkelanjutan

Camat Betara, Nasrun, menyambut baik metode Sekolah Lapang yang dinilai mampu meningkatkan kapasitas dan pemahaman petani dalam mengelola komoditas unggulan daerah. Ia menekankan pentingnya edukasi demi menjaga kualitas kopi kebanggaan Betara.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan ilmu bagi para petani kita terkait budidaya Kopi Liberika. Betara ini memang terkenal dengan Kopi Liberika-nya," kata Nasrun.

Nasrun juga mengapresiasi PLN Indonesia Power yang konsisten mengangkat tema Kopi Liberica dalam berbagai program pemberdayaan. Menurutnya, kegiatan seperti ini membantu memperkenalkan sekaligus memperluas reputasi Tanjung Jabung Barat di kancah yang lebih luas. Kopi Liberica Betara dikenal sebagai salah satu kopi khas Indonesia yang memiliki cita rasa unik dan potensi ekspor.

Dampak Langsung untuk Petani: Dari Bibit Unggul hingga Pemasaran

Program tahun ini tidak hanya berhenti pada pelatihan di kelas. Petani peserta Sekolah Lapang mendapatkan pendampingan teknis budidaya, bibit unggul, dan pupuk secara langsung. Selain itu, mereka juga difasilitasi bermitra dengan Beraso Coffee, sebuah mitra pemasaran yang diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil panen kopi Liberica Betara.

Sebelumnya, pada tahun pertama dan kedua, PLN Indonesia Power telah membangun dome pengering kopi, rumah produksi, serta memberikan peralatan pengolahan pasca-panen. Dengan adanya Sekolah Lapang, diharapkan seluruh rantai produksi—dari hulu ke hilir—dapat dikelola secara profesional oleh petani setempat.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks