Pencarian

Presiden Prabowo Minta Jerman Dorong Finalisasi IEU-CEPA demi Perluas Pasar Ekspor Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 • 19:47:31 WIB
Presiden Prabowo Minta Jerman Dorong Finalisasi IEU-CEPA demi Perluas Pasar Ekspor Indonesia
Presiden Prabowo meminta dukungan Jerman percepat finalisasi IEU-CEPA untuk perluas pasar ekspor Indonesia.

JAKARTA — Pemerintah Indonesia optimistis penyelesaian IEU-CEPA akan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk dalam negeri ke kawasan Eropa. Presiden Prabowo secara langsung meminta dukungan Jerman, yang dinilai sebagai salah satu negara kunci di Uni Eropa, agar proses internal di Brussels bisa rampung lebih cepat.

Jerman Diminta Aktif Dorong Negosiasi Internal Uni Eropa

"Kami juga berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa, sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara," kata Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama seusai pertemuan.

Menurut Presiden, IEU-CEPA sangat strategis untuk meningkatkan volume perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara Eropa, termasuk Jerman. Perjanjian ini dinilai krusial di tengah fragmentasi rantai pasok global dan kebijakan proteksionisme yang meningkat di berbagai kawasan.

Selain IEU-CEPA, Ada Program CITA untuk Modernisasi Industri

Kerja sama ekonomi kedua negara tidak hanya bertumpu pada perjanjian dagang. Indonesia dan Jerman juga memperkuat kolaborasi melalui program Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA).

Program ini menyasar peningkatan daya saing industri, modernisasi sektor manufaktur, serta percepatan pengembangan perdagangan dan investasi. Pemerintah Indonesia menilai penguatan kemitraan dengan Jerman dan negara Eropa lainnya akan mendorong investasi berkualitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Kami berharap perjanjian Indonesia-EU-CEPA bisa mencapai kesimpulan substantif," ujar Presiden Prabowo.

Apa Isi IEU-CEPA yang Diperjuangkan Indonesia?

IEU-CEPA merupakan perjanjian dagang komprehensif yang mencakup akses pasar barang dan jasa, investasi, serta kerja sama teknis. Bagi Indonesia, penyelesaian perjanjian ini menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional dan memperkuat daya saing ekspor nasional.

Proses negosiasi IEU-CEPA sendiri telah berlangsung bertahun-tahun dan memasuki tahap finalisasi. Dukungan dari negara-negara anggota Uni Eropa, terutama Jerman sebagai kekuatan ekonomi terbesar di blok tersebut, menjadi faktor penentu percepatan penyelesaiannya.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks