Pencarian

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Menhan Jepang, Bahas Keamanan Selat Malaka dan Lombok

Sabtu, 13 Juni 2026 • 21:56:01 WIB
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Menhan Jepang, Bahas Keamanan Selat Malaka dan Lombok
Presiden Prabowo menerima kunjungan Menteri Pertahanan Jepang di kediaman pribadi.

JAMBI — Pertemuan bilateral yang berlangsung lebih dari sekadar jamuan resmi itu turut dihadiri Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Dalam unggahan di akun X-nya, Koizumi menyebut Presiden Prabowo juga menjamu rombongan dengan makan malam.

"Tidak hanya rekan saya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, tetapi juga Menteri Luar Negeri, Sekretaris Kabinet, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, anggota parlemen, dan perwakilan dari komunitas bisnis turut hadir," tulis Koizumi, Sabtu (13/6/2026).

Dua Titik Strategis yang Jadi Perhatian

Dalam pernyataannya, Koizumi secara spesifik menyoroti Selat Malaka dan Selat Lombok. Menurut dia, kedua jalur laut itu merupakan titik vital yang harus diamankan bersama.

"Memastikan keamanan maritim dan jalur komunikasi laut merupakan isu penting bagi Jepang dan Indonesia," tegasnya. Pernyataan ini mengindikasikan adanya kepentingan langsung Tokyo terhadap stabilitas alur laut kepulauan Indonesia (ALKI).

Kehadiran pejabat dari sektor pendidikan dan bisnis dalam pertemuan itu juga menandakan bahwa kerja sama tak terbatas pada ranah militer. Jepang, melalui Koizumi, tampak ingin memperluas cakupan kemitraan ke bidang lain yang saling menguntungkan.

Pesan dari Kertanegara

Pemilihan lokasi pertemuan di kediaman pribadi Presiden Prabowo, bukan di Istana Negara atau Kementerian Pertahanan, kerap dibaca sebagai sinyal keakraban dan keseriusan hubungan. Sejak menjabat, Prabowo beberapa kali menerima tamu kenegaraan di Kertanegara.

Pertemuan ini terjadi di tengah dinamika geopolitik kawasan yang kian kompetitif. Jepang, yang merupakan mitra strategis Indonesia, terus memperkuat kehadirannya di Indo-Pasifik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Indonesia terkait detail kesepakatan yang dibahas. Namun, agenda pembahasan kerja sama pertahanan dengan Jepang dipastikan akan berlanjut di tingkat teknis antar-kementerian.

Bagikan
Sumber: nasional.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks