KOTA JAMBI — Peristiwa pembunuhan dalam rumah tangga ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Syamsuri yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian di Jalan Raden Fatah RT 03. Saksi mendengar suara keributan dari dalam rumah korban, yang kemudian mendadak berhenti dan menimbulkan kecurigaan.
Ditemukan Warga Setelah Suara Ribut Mendadak Hening
Bersama warga sekitar, Syamsuri memutuskan untuk masuk ke dalam rumah guna memastikan kondisi penghuninya. Alih-alih menemukan suasana normal, mereka justru mendapati UK sudah tergeletak di lantai dapur dengan luka menganga di kepala.
Tak jauh dari tubuh korban, warga melihat sebuah mesin pompa air yang diduga kuat menjadi benda tumpul yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut. Temuan itu langsung dilaporkan ke pihak berwajib.
Anak Kandung Diamankan di TKP Tanpa Perlawanan
Kapolsek Jambi Timur AKP R. Deddy Wardana Gaos membenarkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Personel Polsek Jambi Timur tiba di lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengamankan terduga pelaku yang saat itu masih berada di sekitar rumah.
"Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Jambi Timur langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP dan mengamankan terduga pelaku yang saat itu masih berada di lokasi," ujar AKP Deddy Wardana Gaos.
Barang Bukti Mesin Pompa Air Diamankan Polisi
Polisi saat ini masih mendalami motif di balik aksi nekat FR terhadap ibu kandungnya sendiri. Barang bukti berupa mesin pompa air yang ditemukan di dekat jasad korban telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut di laboratorium forensik.
Kasus ini masih dalam penanganan intensif Polsek Jambi Timur. FR saat ini ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap latar belakang kejadian tragis yang menggemparkan warga Kelurahan Sijinjang tersebut.