KOTA JAMBI — Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (20/5) sore saat hujan deras mengguyur wilayah Kota Jambi. Rafa diketahui sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar lingkungan rumah ketika aliran air yang meluap di saluran parit diduga membuatnya tergelincir dan terseret arus.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung panik dan melaporkan insiden tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi. Tim rescue disebut hanya butuh waktu sekitar 20 menit untuk tiba di lokasi setelah laporan diterima.
Kepala Kantor SAR Jambi menyatakan bahwa pencarian awal dilakukan pada Rabu sore, namun kondisi cuaca dan jarak pandang yang terbatas memaksa operasi dihentikan sementara. Pencarian dilanjutkan kembali pada Kamis pagi mulai pukul 05.30 WIB.
"Kami menerima informasi dari warga pada sore hari dan langsung menerjunkan tim rescue untuk melakukan upaya pencarian awal bersama unsur terkait," ujarnya.
Sebanyak 12 personel Kantor SAR Jambi dikerahkan bersama unsur gabungan dari Brimob Polda Jambi, Babinkamtibmas, Babinsa, BPBD, serta masyarakat setempat. Tim melakukan penyisiran intensif secara manual di sepanjang aliran parit dan jalur yang diperkirakan menjadi lintasan korban.
Setelah hampir dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 07.19 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jarak lokasi penemuan mencapai 2,5 kilometer dari tempat Rafa pertama kali terseret arus.
Peristiwa ini menambah catatan kecelakaan anak-anak akibat bermain saat hujan di kawasan padat penduduk. Pihak SAR mengimbau orang tua untuk lebih waspada mengawasi anak-anak, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah Kota Jambi dan sekitarnya.