Saat ingin membeli emas, kamu pasti sering melihat pilihan kadar seperti 22 karat, 23 karat, atau 24 karat. Sekilas memang tampak mirip, tetapi sebenarnya masing-masing memiliki perbedaan penting yang memengaruhi warna, kekuatan, harga, hingga tujuan penggunaannya.
Perbedaan ini sering menjadi penentu apakah emas lebih cocok dijadikan perhiasan sehari-hari atau justru sebagai investasi jangka panjang. Sayangnya, masih banyak orang yang memilih emas tanpa memahami arti kadar karat tersebut.
Supaya tidak salah pilih, yuk pahami perbedaan emas 22K, 23K, dan 24K berikut ini!
Apa Itu Kadar Karat pada Emas?
Kadar karat adalah ukuran untuk menentukan tingkat kemurnian emas. Sistem ini menggunakan standar 24 bagian, sehingga setiap 1 karat berarti 1/24 bagian emas murni.
Artinya:
Emas 24K memiliki kandungan emas hampir murni sepenuhnya.
Emas 23K terdiri dari 23 bagian emas murni dan 1 bagian logam campuran.
Emas 22K terdiri dari 22 bagian emas murni dan 2 bagian logam campuran.
Logam campuran seperti tembaga atau perak ditambahkan agar emas lebih kuat dan tidak mudah berubah bentuk.
Perbedaan Emas 22K, 23K, dan 24K
1. Tingkat Kemurnian
Perbedaan paling utama tentu terletak pada kandungan emas murninya.
Emas 24K: memiliki kandungan emas murni sekitar 99,90–99,98%.
Emas 23K: memiliki kandungan emas murni sekitar 95,83–98,89%.
Emas 22K: memiliki kandungan emas murni sekitar 91,67–95,82%.
Semakin tinggi kadar karat, semakin tinggi pula tingkat kemurniannya.
2. Warna Emas
Kadar emas juga memengaruhi tampilan warna.
Emas 24K memiliki warna kuning yang sangat terang dan pekat karena hampir tanpa campuran logam lain.
Emas 23K tetap terlihat cerah dan mengilap, tetapi sedikit lebih lembut dibanding 24K.
Emas 22K cenderung memiliki warna lebih kalem, bahkan terkadang sedikit kemerahan akibat campuran tembaga dan perak.
3. Tingkat Kekerasan dan Ketahanan
Semakin banyak campuran logam, biasanya emas menjadi lebih kuat.
Emas 24K adalah yang paling lunak sehingga mudah tergores atau berubah bentuk.
Emas 23K lebih kuat dibanding 24K, tetapi tetap cukup lembut.
Emas 22K paling tahan gores dan lebih kokoh untuk penggunaan sehari-hari.
Karena itulah emas 22K lebih sering digunakan sebagai perhiasan harian.
4. Harga di Pasaran
Harga emas sangat dipengaruhi oleh tingkat kemurniannya.
Emas 24K memiliki harga paling tinggi dan nilai buyback terbaik.
Emas 23K harganya berada di tengah karena kandungan emasnya masih cukup tinggi.
Emas 22K menjadi pilihan paling terjangkau dibanding dua lainnya.
Semakin tinggi kadar emas, biasanya semakin tinggi pula nilai investasinya.
5. Kegunaan dan Tujuan Pembelian
Setiap jenis emas memiliki fungsi yang berbeda.
Emas 24K
Cocok untuk investasi jangka panjang, tabungan emas, atau emas batangan karena tingkat kemurniannya sangat tinggi.
Emas 23K
Menjadi pilihan tengah antara investasi dan perhiasan. Masih cukup kuat digunakan, tetapi juga memiliki nilai investasi yang baik.
Emas 22K
Lebih cocok dijadikan perhiasan sehari-hari karena lebih kuat, tahan gores, dan tidak mudah rusak.
Jadi, Mana yang Paling Cocok untuk Kamu?
Jika tujuanmu adalah investasi, emas 24K menjadi pilihan terbaik karena nilai jualnya tinggi dan mengikuti harga emas dunia.
Namun, jika ingin emas yang nyaman dipakai sehari-hari, emas 22K bisa jadi pilihan paling ideal karena lebih kuat dan tahan lama. Sedangkan emas 23K cocok untuk kamu yang ingin keseimbangan antara investasi dan estetika perhiasan.
Kini kamu tidak perlu bingung lagi menentukan pilihan emas sesuai kebutuhan.
Kalau ingin mulai investasi emas tanpa harus membeli dalam jumlah besar, layanan Tabungan Emas dari Pegadaian bisa menjadi solusi praktis.
Melalui aplikasi pegadaian.co.id??, kamu bisa mulai menabung emas dari nominal kecil, memantau saldo investasi, hingga mencetak emas fisik kapan saja sesuai kebutuhan.
Jadi, tidak perlu menunggu punya dana besar. Mulailah investasi emas sedikit demi sedikit dan bangun masa depan finansial yang lebih aman dari sekarang.