JAMBI — LG UltraGear 52G930B bukan monitor biasa. Dengan bentang layar nyaris 4 kaki (sekitar 122 cm) dan kurva 1000R, perangkat ini dirancang untuk menggantikan tiga monitor sekaligus dalam satu panel. Pabrikan Korea itu membenamkan panel VA yang mampu menghasilkan rasio kontras 16.000:1 berkat fitur dimming, serta sudah mengantongi sertifikasi VESA DisplayHDR 600.
Resolusi 5.120 x 2.160 piksel pada rasio 21:9 menghasilkan kerapatan piksel 108 ppi—setara monitor QHD 27 inci. Layar ini mendukung Adaptive-Sync dan dapat dijalankan di 240 Hz melalui DisplayPort 2.1 atau HDMI 2.1. Namun, mendorong 11 juta piksel pada kecepatan itu membutuhkan GPU yang sangat bertenaga.
Akurasi warna monitor ini disebut superb tanpa perlu kalibrasi tambahan. LG juga menyematkan speaker internal yang menurut reviewer Tom's Hardware terdengar baik, plus pemrosesan DTS Headphone:X untuk efek surround. Sayangnya, tidak ada remote control—pengguna harus navigasi OSD lewat aplikasi LG Switch di Windows atau LG Calibration Studio untuk kalibrasi lanjutan.
Dari segi input, monitor ini dibekali port HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, dan USB-C untuk koneksi periferal. Dukungan VESA 100 mm juga tersedia jika pengguna ingin mengganti dudukan bawaan dengan monitor arm.
Dua fitur yang absen di monitor ini adalah backlight strobe (untuk mengurangi blur di game kompetitif) dan remote control. Meski LG menyediakan aplikasi desktop, tidak memiliki remote di monitor sebesar ini bisa merepotkan saat ingin cepat mengubah pengaturan dari jarak jauh.
Dengan harga USD 1.700 (sekitar Rp 28 juta), LG UltraGear 52G930B jelas barang mewah. Monitor ini paling cocok untuk penggemar simulator balap atau penerbangan yang ingin imersi penuh tanpa sambungan bezel. Bagi gamer kompetitif yang mengandalkan backlight strobe atau pengguna dengan anggaran terbatas, monitor ini bukan pilihan ideal.
Di Indonesia, monitor ini belum resmi dipasarkan, namun bisa dipesan lewat distributor atau toko online internasional. Pastikan meja Anda cukup lebar—dan kartu grafis Anda cukup kuat—sebelum membeli.