JAMBI — Pemerintah Kota Jambi memanfaatkan momen HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 untuk mengumumkan dua program prioritas. Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut perluasan penerima BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk komitmen pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan.
Pemkot Jambi menambah 7.760 penerima baru BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD. Dengan penambahan ini, total penerima mencapai 14.740 orang, naik signifikan dari sebelumnya 7.080 penerima.
Sasaran program ini meliputi sekretaris RT, pengurus rumah ibadah, tenaga pengajar agama, hingga petugas OPBM. Maulana menyebut perluasan ini bagian dari Program Kartu Bahagia yang menjadi unggulan daerah.
Di sektor pendidikan, Pemkot Jambi menyiapkan 3.000 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP. Selain itu, pemerintah mengusulkan revitalisasi 150 satuan pendidikan ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pembangunan dua unit sekolah baru juga telah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. “Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dan bagian dari upaya memperkuat program-program unggulan Kota Jambi,” kata Maulana dalam sambutannya.
Upacara HUT ke-80 berlangsung di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin (18/5/2026). Seluruh peserta mengenakan pakaian adat Melayu, dihadiri Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, unsur Forkopimda, ASN, dan pelajar SD-SMP.
Dalam amanatnya, Maulana mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan”. Ia memaparkan capaian daerah: 36 penghargaan sepanjang 2025 dan 13 penghargaan hingga pertengahan 2026.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan begitu banyak dukungan dari berbagai pihak dalam upaya mewujudkan Kota Jambi yang Bahagia. Hal ini menjadi bentuk komitmen dan kesungguhan kami dalam membangun Kota Jambi bersama masyarakat,” ujar Maulana.
Di akhir sambutan, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kebersamaan. “Pembangunan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.