JAMBI — Hutama Karya mencatat pergerakan kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mengalami dinamika signifikan selama libur panjang akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus. Tidak semua ruas mencatat peningkatan; beberapa justru mengalami penurunan volume dibandingkan hari biasa.
Data pada 15 Mei 2026 menunjukkan total kumulatif kendaraan mencapai 111.072 unit. Angka ini meningkat 8,41 persen dari trafik normal, didorong lonjakan ekstrem di sejumlah ruas yang menjadi jalur wisata dan mudik jarak pendek.
Lonjakan tertinggi terjadi di Tol Padang–Sicincin, Sumatera Barat. Sebanyak 3.534 kendaraan melintas, meningkat 65,84 persen dari trafik normal. Disusul Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dengan 6.562 kendaraan, naik 32,78 persen. Kedua ruas ini kerap menjadi akses utama menuju kawasan wisata dan perbukitan.
Ruas yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (HMW), yakni Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1–4 (Kuala Tanjung–Pematang Siantar), juga mencatat kenaikan signifikan. Sebanyak 24.127 kendaraan melintas, naik 36,93 persen dari normal. Ruas ini menjadi yang tertinggi secara absolut dalam volume kendaraan.
Tak semua ruas merasakan dampak positif libur panjang. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra & Indraprabu) menurun 7,58 persen dengan 13.151 kendaraan. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) turun 2,75 persen menjadi 13.171 kendaraan.
Di Provinsi Jambi, Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) tercatat 7.913 kendaraan, menurun 2,99 persen dibandingkan trafik normal. Penurunan ini menunjukkan pergerakan kendaraan lebih terkonsentrasi di ruas Sumatera bagian utara dan barat.
Beberapa ruas lain mencatat kenaikan moderat namun tetap signifikan. Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) naik 19,73 persen dengan 1.857 kendaraan. Tol Indrapura–Kisaran naik 2,81 persen menjadi 9.363 kendaraan. Tol Binjai–Langsa (Binjai–Pangkalan Brandan) naik tipis 0,13 persen menjadi 9.502 kendaraan. Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) naik 4,10 persen dengan 7.490 kendaraan.
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol merencanakan perjalanan dengan matang, terutama di sisa periode libur panjang. Pengguna diminta mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi prima.
"Beristirahatlah di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk," demikian pernyataan resmi Hutama Karya. Pemantauan trafik akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna.