Kantah Kota Jambi Ucapkan Selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Serukan Perdamaian dan Toleransi di Tengah Keberagaman

Penulis: Amrizal Halim  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 15:57:27 WIB
Kantah Kota Jambi mengucapkan selamat Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 kepada seluruh umat Kristiani.

JAMBI — Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Jambi tak hanya melayani administrasi pertanahan. Dalam peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus, instansi ini secara resmi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan.

Pesan itu disebarluaskan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberagaman dan kerukunan antarumat beragama. Kantah Kota Jambi mengajak seluruh lapisan masyarakat terus menyebarkan energi positif dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan Resmi: Perteguh Keimanan dan Sebarkan Kebaikan

Jajaran Kantah Kota Jambi menekankan pentingnya momentum keagamaan untuk memperkuat iman. Peringatan tahun ini dimaknai sebagai waktu tepat berdoa agar bumi senantiasa dilimpahi kebaikan.

"Mari terus menyebarkan perdamaian. Semoga dengan perayaan ini, keimanan semakin diperteguh dan bumi kembali diberikan semua kebaikan," demikian pernyataan resmi keluarga besar Kantah Kota Jambi.

Harapan untuk Harmoni dan Kemanusiaan

Melalui peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Kantah Kota Jambi menyampaikan harapan agar semangat pengorbanan dan kasih membawa terang bagi seluruh umat manusia. Harmoni serta damai sejahtera diharapkan menyelimuti bumi, khususnya di Kota Jambi.

Ucapan ini menjadi simbol bahwa institusi publik tak hanya bergerak di bidang teknis pelayanan. Kantah Kota Jambi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Peringatan tahun ini menjadi pengingat akan pentingnya toleransi di lingkungan birokrasi. Kantah Kota Jambi berharap pesan perdamaian ini menginspirasi instansi lain untuk turut merawat kebhinekaan.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top