JAMBI — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter BTH 20 memastikan kesiapan penuh untuk mendampingi ratusan jemaah calon haji. Kloter ini memberangkatkan 290 jemaah dari Kota Jambi dan 154 jemaah dari Kabupaten Muaro Jambi.
Tim yang bertugas berjumlah 61 orang. Rinciannya, satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah (bimbat), dua tenaga medis (satu dokter dan satu perawat), satu petugas haji daerah (PHD), satu KBIHU, sepuluh ketua rombongan (karom), dan 44 ketua regu (karu).
Ketua Kloter BTH 20, Zakiah, menyatakan pihaknya telah menerima amanah dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi. "Alhamdulillah, kami dipercayakan menjadi petugas Kloter BTH 20. Mudah-mudahan kami bisa memberikan yang terbaik bagi para tamu Allah," ujarnya.
Angka jemaah risti di kloter ini tergolong tinggi. Dari total 444 jemaah, 382 orang masuk kategori risti. Rinciannya, 123 orang risti berat, 134 orang risti sedang, dan 125 orang risti ringan.
Faktor utama penyebabnya adalah usia lanjut. Sebanyak 172 jemaah berusia di atas 60 tahun. Jemaah tertua bahkan berusia 100 tahun, sementara yang termuda 18 tahun. Kondisi ini membutuhkan penanganan khusus selama rangkaian ibadah haji berlangsung.
Menghadapi kondisi tersebut, PPIH Kloter BTH 20 menyiapkan dua pendekatan utama. Pertama, pelayanan kolaboratif, yaitu memastikan sinergi antara petugas kesehatan, pembimbing ibadah, dan seluruh perangkat kloter. Kedua, pelayanan humanis yang difokuskan pada pendekatan psikologis untuk memberi rasa nyaman dan ketenangan bagi jemaah.
"Kami memohon doa agar diberikan kelancaran dalam memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh jemaah," tutup Zakiah.