KUALA TUNGKAL — Kapal cepat (speedboat) yang mengangkut puluhan penumpang mengalami kecelakaan tunggal setelah menghantam togok milik nelayan di pesisir Tanjung Jabung Barat, Jambi. Peristiwa ini terjadi tepat di depan Pelabuhan Roro Kuala Tungkal pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Humas Kantor SAR Jambi, Lutfi Mulyawan, mengonfirmasi bahwa kapal tersebut membawa total 24 orang saat insiden terjadi. Penumpang terdiri dari 21 orang dewasa dan tiga anak-anak. Kapal diketahui sedang menempuh rute perjalanan dari Kuala Enok menuju Kuala Tungkal.
Tim Pos SAR Kuala Tungkal yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak melakukan evakuasi sesaat setelah menerima laporan. Kondisi gelap setelah waktu magrib menjadi tantangan tersendiri dalam proses penyelamatan di wilayah perairan tersebut.
Kecelakaan bermula saat kapal cepat melaju di jalur pelayaran menuju dermaga. Namun, kapal justru menghantam togok, yakni struktur kayu yang dipasang nelayan di tengah laut untuk menjaring ikan. Benturan keras ini menyebabkan kerusakan pada bagian kapal dan melukai penumpang.
"Benar, habis magrib tadi kejadiannya. Kapal bermuatan 24 orang, korban terluka ada 5 orang," kata Lutfi Mulyawan saat dikonfirmasi, Sabtu malam.
Lutfi menjelaskan bahwa empat korban mengalami luka akibat hantaman kayu togok yang masuk ke area penumpang. Sementara itu, satu korban lainnya merupakan kapten kapal yang sempat terpental hingga jatuh ke dasar laut saat benturan terjadi.
Meski sempat jatuh ke laut, kapten kapal berhasil selamat dari maut. Ia dilaporkan sempat berpegangan pada tiang kayu togok sesaat setelah terjatuh. Tim SAR yang tiba di lokasi langsung memprioritaskan evakuasi sang kapten agar tidak terseret arus.
"Posisi kapalnya tidak terbalik, hanya nabrak togok itu. Yang jatuh ke laut cuma yang bawa kapal satu orang, sisanya selamat," jelas Lutfi.
Proses evakuasi berlangsung cepat karena posisi korban yang masih terjangkau oleh petugas. Setelah berhasil diangkat dari perairan, kapten kapal beserta penumpang lainnya langsung dibawa ke daratan untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.
"Korban cepat langsung dievakuasi, karena dia berpegangan di togok itu," ungkapnya.
Seluruh penumpang yang berjumlah 24 orang dinyatakan selamat dalam peristiwa ini. Namun, lima orang di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di IGD rumah sakit terdekat karena mengalami luka fisik serius akibat benturan kayu.
Hingga saat ini, petugas masih mendalami penyebab pasti mengapa kapal tersebut bisa keluar jalur hingga menabrak bangunan nelayan. Lokasi kejadian di depan Pelabuhan Roro Kuala Tungkal memang dikenal memiliki aktivitas pelayaran yang cukup padat, terutama pada jam-jam sibuk.
Otoritas pelabuhan dan tim SAR mengimbau para nakhoda kapal cepat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah pesisir Jambi. Keberadaan togok nelayan dan kondisi jarak pandang pada malam hari menjadi faktor risiko yang harus diantisipasi demi keselamatan pelayaran.