Jambi — Cadangan pangan di Provinsi Jambi masih berada pada level aman untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Rocky Candra, anggota Komisi XII DPR RI, usai menerima paparan kinerja dari Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi dalam kunjungan kerja ke daerah tersebut.
Data yang dipaparkan Bulog menunjukkan total stok beras mencapai lebih dari 14 ribu ton per 1 Mei 2026, ditambah komoditas lain seperti jagung, gula, dan minyak goreng. Hingga awal 2027, kondisi stok masih dalam kategori aman menurut Wiwin Indratno, pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi.
Rocky menekankan bahwa masalah pangan tidak hanya berkaitan dengan kecukupan stok, melainkan juga menyangkut efektivitas distribusi dan ketepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.
"Harus detail, by name by address. Jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat," ujar Rocky.
Ia menyoroti cakupan penerima bantuan di Jambi yang mencapai sekitar sepertiga dari total kepala keluarga. Validasi data calon penerima, khususnya bagi kelompok masyarakat kurang mampu, dinilai krusial untuk menghindari kesalahan di lapangan.
Rocky mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Bulog, dan instansi terkait agar distribusi bantuan pangan dapat berjalan lancar hingga ke tingkat desa. Program Bantuan Pangan Beras (PBP) yang telah berjalan melalui berbagai kabupaten dan kota perlu dipantau ketat untuk memastikan tepat sasaran.
Selain itu, Bulog terus menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga keterjangkauan harga beras di pasaran, di samping penyaluran bantuan yang dilakukan secara bertahap sesuai penugasan pemerintah.
Rocky juga soroti kebutuhan pembangunan infrastruktur gudang penyimpanan Bulog di sejumlah daerah sebagai bagian dari penguatan cadangan pangan regional. Untuk wilayah Muaro Jambi, kebutuhan tersebut akan difasilitasi melalui komunikasi dengan kepala daerah setempat.
"Gudang ini penting untuk menjaga ketersediaan stok di daerah. Kita akan fasilitasi komunikasi dengan kepala daerah masing-masing agar bisa direalisasikan," jelasnya.
Pembangunan gudang di kabupaten dan kota lain akan didorong melalui koordinasi lintas pemerintah daerah untuk memperkuat distribusi dan penyimpanan pangan secara merata.
Rocky juga menaruh perhatian pada optimalisasi serapan jagung oleh Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung petani lokal. Ia akan membantu membuka komunikasi antara Bulog, Pemerintah Provinsi Jambi, dan dinas pertanian agar penyerapan jagung berjalan lebih maksimal.
"Kita dorong peternak membeli jagung dari Bulog. Ini juga bagian dari menjaga ekosistem pangan dan peternakan di daerah," katanya.
Langkah ini diharapkan menciptakan rantai nilai yang lebih kuat antara petani, penyimpan stok, dan peternak, sehingga ketahanan pangan daerah dapat terjaga berkelanjutan dan harga tetap kompetitif di pasaran lokal.