Pencarian

ISPU Tembus 343, Udara Tebo dan Muarojambi Masuk Kategori Sangat Berbahaya

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:30:31 WIB
ISPU Tembus 343, Udara Tebo dan Muarojambi Masuk Kategori Sangat Berbahaya
ISPU Tembus 343, kualitas udara di Tebo dan Muarojambi masuk kategori sangat berbahaya pada Rabu (26/8) sore.

JAMBI — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menekan kualitas udara di Provinsi Jambi. Berdasarkan data pemantauan di kawasan Muaratebo, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 343 pada Rabu (26/8) sore, angka yang menempatkan udara di zona sangat berbahaya bagi kesehatan.

Kandungan partikel halus PM2.5 menjadi parameter pencemar paling kritis dalam pengukuran tersebut. Pada level ini, paparan udara luar dapat memicu gangguan pernapasan akut, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit paru.

Pemkab Tebo Pantau ISPU Setiap Jam

Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, menyatakan kondisi udara di wilayahnya mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Pemerintah kabupaten kini memantau perkembangan indeks pencemaran secara ketat.

“Untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Tebo selalu memonitor setiap jam kondisi udara di Kabupaten Tebo, meski sebelumnya alat ISPU Tebo mengalami kerusakan,” ujar Agus, Rabu (26/8).

Data terbaru mencatat sedikitnya 78 titik api tersebar di Kabupaten Tebo. Titik panas tersebut menjadi sumber utama kabut asap yang menyelimuti permukiman warga.

Keputusan Libur Sekolah Menunggu Rapat Forkopimda

Menghadapi situasi ini, Pemkab Tebo segera menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Salah satu agenda utama yang dibahas adalah opsi penghentian sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Nanti kita rapat sama Forkopimda, apakah akan diliburkan bagi anak-anak sekolah. Itu nanti keputusan rapat koordinasi,” kata Agus.

Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara di lapangan. Jika ISPU terus bertahan di level berbahaya, peliburan sekolah menjadi langkah antisipasi yang paling memungkinkan untuk melindungi pelajar dari dampak buruk kabut asap.

Sementara itu, warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat beraktivitas. Dinas kesehatan setempat juga diminta menyiagakan layanan bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks