MUARO JAMBI — Puluhan pelajar itu tidak sekadar berwisata. Mereka diajak menyusuri kawasan percandian, mengenal sejarah situs yang pernah menjadi pusat pendidikan pada abad ketujuh, hingga melakukan bersih-bersih area Candi Muaro Jambi. NBT Coal Group sengaja mengemas kegiatan ini untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap salah satu situs bersejarah terpenting di Provinsi Jambi tersebut.
Antusiasme terlihat jelas dari para peserta. Salah satunya, Kenzie Rabbani, siswa kelas III SMP Adhyaksa Jambi. Meski sudah pernah berkunjung sebelumnya, ia mengaku baru kali ini memahami nilai historis situs tersebut.
"Senang banget. Hari ini saya baru menyadari ternyata Candi Muaro Jambi menyimpan cerita dan sejarah yang menarik sebagai pusat perguruan tinggi atau universitas kuno sejak abad ketujuh. Saya jadi banyak tahu setelah ikut field trip ini," ujar Kenzie.
Mengenal Tradisi Besaji dan Aksi Peduli Lingkungan
Selain materi sejarah di dalam kelas, para pelajar juga diperkenalkan dengan tradisi makan besaji, budaya khas masyarakat Muaro Jambi. Tradisi ini diangkat sebagai bentuk pengenalan nilai kebersamaan, silaturahmi, dan gotong royong yang hidup di tengah masyarakat Melayu Jambi.
Kegiatan yang digelar di kawasan Candi Muaro Jambi itu juga diisi aksi bersih-bersih. Panitia turut membagikan tumbler kepada peserta untuk mengurangi pemakaian botol plastik sekali pakai. NBT Coal Group juga memberikan bingkisan, susu, dan makanan sehat kepada seluruh pelajar yang hadir.
Apresiasi Dinas Pendidikan Muaro Jambi
Langkah perusahaan swasta ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Hendri Wijaya, menilai keterlibatan korporasi dalam pendidikan yang menggabungkan sejarah, budaya, dan lingkungan merupakan inovasi yang baik.
"Dengan inovasi seperti ini, anak-anak bisa belajar langsung dari lingkungan sekitarnya. Ini bagus sekali, apalagi didukung sepenuhnya oleh NBT Coal Group," kata Hendri.
CSR Pendidikan, Bakal Libatkan Lebih Banyak Sekolah
Field trip ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) NBT Coal Group yang berfokus pada sektor pendidikan. Program tersebut dirancang untuk memberikan akses pengetahuan dan pengalaman belajar di luar ruang kelas bagi generasi muda di Jambi.
NBT Coal Group menaungi tiga pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Provinsi Jambi, yakni PT Anugerah Jambi Coalindo (PT AJC), PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS), dan PT Bakti Sarolangun Sejahtera (PT BSS). Ke depannya, grup perusahaan ini berencana melibatkan lebih banyak sekolah dalam kegiatan serupa serta melanjutkan program edukasi yang telah berjalan.
Kegiatan turut dihadiri jajaran pimpinan NBT Coal, PT SAS Ibnu Ziady dan PT AJC Alam Firmansyah.