JAMBI — Peninjauan lapangan yang dilakukan oleh jajaran PLN UIP KLT tersebut bukan sekadar inspeksi rutin. Langkah ini merupakan bagian dari skema pemeliharaan preventif untuk memastikan seluruh peralatan di GIS 4 IKN berfungsi sesuai standar operasional perusahaan, terutama selama periode garansi yang masih berlangsung.
Fokus Pemantauan: Dari Peralatan Utama hingga Koordinasi Tim
Dewanto menjelaskan, pemantauan selama masa garansi memiliki peran krusial dalam menjaga kontinuitas suplai listrik ke IKN. “Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya pada saat pembangunan selesai, tetapi juga melalui pemeliharaan, evaluasi, dan pengawasan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (29/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, tim teknis membahas sejumlah aspek. Mulai dari kondisi peralatan utama, kesiapan fasilitas pendukung, hingga penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Poin krusial lainnya adalah penguatan koordinasi antara tim operasi, konstruksi, dan proyek agar performa infrastruktur tetap terjaga.
GIS 4 IKN: Infrastruktur Vital di Tengah Pembangunan Nusantara
GIS 4 IKN merupakan salah satu infrastruktur kelistrikan paling vital yang menopang pembangunan IKN. Dengan teknologi gas insulated, gardu induk ini dirancang untuk memiliki keandalan tinggi dan tapak yang lebih kecil dibandingkan gardu konvensional, menjadikannya solusi tepat untuk kawasan pusat pemerintahan.
“PLN memastikan setiap infrastruktur kelistrikan yang mendukung IKN dapat beroperasi sesuai standar,” tegas Dewanto. Pernyataan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menjamin pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan untuk mendukung seluruh aktivitas pembangunan dan operasional di ibu kota baru.
Peninjauan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa transisi energi dan pembangunan infrastruktur di IKN terus berjalan sesuai target. Dengan pengawasan ketat selama masa garansi, PLN optimistis potensi gangguan teknis dapat diminimalkan sejak awal, sehingga pasokan listrik untuk “Nusantara” tetap terjaga.