JAMBI — Laga uji coba internasional yang berlangsung di Jakarta, Kamis (18/6) sore WIB, menyajikan tontonan ketat antara Ghana dan Panama. Meski dominan dalam penguasaan bola, Ghana baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-90+3 melalui aksi pemain sayapnya, Abdul Fatawu Issahaku.
Gol Penyelamat di Menit Akhir
Fatawu yang musim depan akan kembali ke Leicester City setelah masa peminjamannya berakhir, menjadi pahlawan kemenangan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Panama usai sepak pojok, Fatawu melepaskan tendangan voli kaki kiri yang tak mampu dihalau kiper lawan.
Sebelum gol tersebut, Ghana sebenarnya mendominasi jalannya laga. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan ketangguhan lini belakang Panama membuat skor tetap 0-0 hingga waktu normal habis.
Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama
Sepanjang 45 menit pertama, Ghana tampil menekan dengan catatan lebih dari 60 persen penguasaan bola. Pelatih Otto Addo bahkan menurunkan beberapa nama starter seperti Mohammed Kudus dan Jordan Ayew untuk menguji ketajaman lini depan.
Namun, Panama yang datang dengan pertahanan rapat, beberapa kali merepotkan lewat serangan balik cepat. Kiper Ghana, Lawrence Ati-Zigi, dipaksa bekerja keras untuk mengamankan gawangnya dari dua peluang emas Panama di menit ke-30.
Dampak Hasil Uji Coba bagi Ghana
Kemenangan ini memutus tren minor Ghana yang gagal menang dalam dua laga uji coba sebelumnya. Bagi pelatih Otto Addo, hasil ini menjadi sinyal positif bahwa timnya mampu tampil efektif di momen krusial.
Ghana dijadwalkan melakoni pertandingan uji coba berikutnya melawan Jepang akhir pekan ini, sebelum resmi bertolak ke Amerika Serikat untuk berlaga di Piala Dunia 2026. Panama sendiri masih akan menjalani satu laga persahabatan lagi melawan tuan rumah Indonesia.