Pencarian

IHSG Menguat 1,26 Persen Ikuti Bursa Global, Optimisme Gencatan Senjata AS-Iran Dongkrak Sentimen Pasar

Jumat, 12 Juni 2026 • 12:43:01 WIB
IHSG Menguat 1,26 Persen Ikuti Bursa Global, Optimisme Gencatan Senjata AS-Iran Dongkrak Sentimen Pasar
IHSG menguat 1,26 persen di pembukaan perdagangan seiring optimisme kesepakatan damai AS-Iran.

JAKARTA — IHSG dibuka melesat 74,38 poin atau 1,26 persen ke posisi 5.960,27. Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga ikut terkerek naik 9,97 poin atau 1,70 persen ke level 596,81. Momentum ini menjadi angin segar di tengah tekanan jual asing yang masih membayangi pasar modal Indonesia.

Kesepakatan Damai AS-Iran Dongkrak Harga Saham Global

Katalis utama penguatan datang dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengklaim pembahasan poin-poin final kesepakatan damai dengan Iran telah rampung. Trump menambahkan, penandatanganan dapat dilakukan dalam waktu dekat dan Selat Hormuz akan segera dibuka kembali setelahnya.

Meski demikian, ketegangan belum sepenuhnya mereda. Laporan menyebut AS dan Iran masih saling melancarkan serangan hingga Kamis (11/6). Pasar pun tetap mencermati risiko gangguan pasokan energi global dari Selat Hormuz. Harga minyak mentah dunia justru anjlok—Brent turun 4,5 persen ke 88,91 dolar AS per barel dan WTI melemah 4,2 persen ke 86,26 dolar AS per barel—setelah Trump membatalkan rencana serangan balasan.

Analis Ingatkan Investor untuk Tidak Terburu-buru Akumulasi Beli

Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata mengingatkan para investor dan trader untuk belum mengambil posisi beli lebih banyak saat ini. “Untuk antisipasi gejolak social unrest/faktor global-domestik lainnya during weekend,” ujar Liza dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Peringatan ini muncul di tengah arus keluar dana asing yang masih deras. Pada perdagangan Kamis (11/6), investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp61 miliar. Akumulasi net sell sepanjang tahun berjalan pun telah mencapai sekitar Rp78,5 triliun. Liza menambahkan, investor global masih cenderung berhati-hati terhadap aset Indonesia di tengah pelemahan rupiah dan isu persepsi risiko domestik.

Rencana Demo Mahasiswa dan IPO SpaceX Jadi Sorotan Pekan Ini

Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati rencana aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta hari ini. Kekhawatiran terhadap stabilitas sosial dan politik dinilai berpotensi memperkuat tren jual asing. “Selama faktor-faktor tersebut masih membayangi, arus dana asing diperkirakan akan cenderung selektif dan belum sepenuhnya kembali ke pasar saham Indonesia,” ujar Liza.

Di sisi lain, perhatian investor global juga tersedot ke sejumlah event besar. Mulai dari IPO SpaceX senilai 75 miliar dolar AS—yang disebut sebagai IPO terbesar dalam sejarah—hingga dimulainya FIFA World Cup di AS. Dua peristiwa ini berpotensi mengalihkan sebagian fokus dan likuiditas pasar global ke aset-aset berprofil tinggi.

Bursa Global Kompak Menguat, ECB Naikkan Suku Bunga

Bursa saham Eropa dan Wall Street kompak ditutup di zona hijau pada Kamis (11/6). Euro Stoxx 50 menguat 0,93 persen, FTSE 100 naik 0,48 persen, dan DAX Jerman terapresiasi 0,06 persen. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average melesat 1,86 persen, S&P 500 naik 1,75 persen, dan Nasdaq Composite memimpin dengan penguatan 3,29 persen.

Keputusan European Central Bank (ECB) menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 2,25 persen turut mempengaruhi sentimen. ECB juga me

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks