Pencarian

Wali Kota Jambi Tutup Tiga TPS di Pinggir Jalan Protokol, Sampah Rumah Tangga Kini Diangkut Bentor Lewat Program OPBM

Sabtu, 23 Mei 2026 • 20:31:01 WIB
Wali Kota Jambi Tutup Tiga TPS di Pinggir Jalan Protokol, Sampah Rumah Tangga Kini Diangkut Bentor Lewat Program OPBM
Wali Kota Jambi menutup tiga TPS di pinggir jalan protokol sebagai bagian dari program OPBM.

KOTA JAMBI — Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, membongkar dan menutup tiga tempat penampungan sampah (TPS) di kawasan protokol, Sabtu (23/5/2026) pagi. Tiga TPS yang ditutup berada di Kelurahan Handil Jaya, Kelurahan Simpang Rimbo, dan Kelurahan Sungai Putri.

Penutupan ini menjadi bagian dari transformasi tata kelola sampah melalui program OPBM (Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat). Wali Kota menilai TPS yang meluber ke badan jalan tidak lagi relevan seiring pertumbuhan penduduk Kota Jambi yang terus meningkat.

“TPS kini sudah tidak mampu lagi menampung volume sampah. Kawasan protokol harus bersih dan nyaman dipandang. Karena itu kita tutup permanen dan akan kita ubah menjadi ruang yang lebih indah, bisa taman atau fasilitas publik,” ujar Maulana.

Skema Baru: Sampah Diangkut dari Rumah ke Rumah Pakai Bentor

Melalui OPBM, pengelolaan sampah tidak lagi mengandalkan TPS di pinggir jalan. Sampah rumah tangga akan diangkut langsung dari pintu ke pintu menggunakan bentor (becak motor) yang dikelola warga setempat.

Sampah yang terkumpul akan diantar ke depo sampah atau TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Pemerintah Kota juga mendorong pengembangan bank sampah di setiap kelurahan.

“Kita ingin mengubah pola pikir masyarakat. Sampah bukan hanya dibuang, tapi harus dikelola. Nantinya sampah dijemput langsung dari rumah ke rumah oleh masyarakat sendiri melalui OPBM, dibantu program BKBK dan Kampung Bahagia,” kata Maulana.

Target: Iuran Angkut Sampah Bisa Gratis Jika Pemilahan Berjalan

Wali Kota menargetkan, jika pemilahan sampah berjalan optimal, biaya pengangkutan sampah yang saat ini masih dipungut bisa ditekan atau bahkan gratis. Sampah yang memiliki nilai ekonomi akan dipilah dan bisa menjadi tabungan bagi warga.

“Setelah pemilahan bisa kita lakukan secara optimal dan mempunyai nilai ekonomi, insyaallah masyarakat tidak ada lagi melakukan iuran untuk pengangkutan sampah, tergantung dari keputusan masing-masing RT,” sebutnya.

Respons Warga: Sudah Siap dengan Tiga Bentor di Simpang Rimbo

Ketua Forum RT Kelurahan Simpang Rimbo, Aslimanto, menyambut baik program ini. Ia menyebut kelurahannya sudah memiliki tiga bentor yang siap mengambil sampah dari rumah ke rumah.

“Sejauh ini berjalan dengan baik. Memang ada sejumlah masyarakat yang merespon negatif, namun bisa teratasi. Hal ini kita lakukan untuk Kota Jambi yang bersih, nyaman dan indah,” ujarnya.

Ketua RT 09 Kelurahan Sungai Putri, Saman, juga menyatakan dukungannya. “Kami bersama para Ketua RT melalui Lurah dan Camat berkomitmen mendukung program ini,” katanya.

Wali Kota Maulana menegaskan, keberhasilan OPBM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Kalau bukan sekarang kita mulai, kapan lagi. Ini gerakan bersama. Saya sebagai kepala daerah memimpin langsung program ini karena persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: jambikota.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks