TANJAB BARAT — Kebakaran hebat yang meludeskan kawasan Pasar Teluk Nilau pada Jumat (1/5/2026) lalu meninggalkan duka mendalam bagi warganya. Api yang menjalar cepat akibat rapatnya bangunan membuat 81 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghidupan. Kini, bantuan dari sektor swasta mulai mengalir untuk meringankan beban mereka.
Manajemen PetroChina International Jabung Ltd menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Langkah ini diambil agar distribusi bantuan lebih tepat sasaran.
"Kami memercayakan penyaluran bantuan ini melalui Pemerintah Kabupaten, dengan harapan dapat didistribusikan secara tepat sasaran, adil, dan bermanfaat langsung bagi warga Kelurahan Teluk Nilau yang membutuhkan untuk menata kembali kehidupan mereka," ujar Government & Relations Superintendent PetroChina, Lasno, dalam siaran pers yang diterima, Senin malam.
Bantuan ini merupakan bagian dari program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) atau CSR perusahaan. Pihak PetroChina berharap kontribusi ini dapat menjadi dorongan moral bagi para korban yang tengah berjuang bangkit.
"Bantuan yang kami serahkan hari ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, namun kami berharap bantuan ini dapat menjadi pemantik semangat, secercah harapan, dan meringankan langkah pemulihan pasca-bencana," tutur Lasno.
Kebakaran yang terjadi pada awal Mei lalu menyisakan trauma tersendiri. Saksi mata menyebutkan, warga hanya sempat menyelamatkan diri dan pakaian yang melekat di badan. Kawasan yang menjadi pusat perputaran ekonomi warga kini rata dengan tanah.
Penyerahan bantuan ini ditutup dengan penyampaian rasa simpati yang mendalam dari Manajemen PetroChina International Jabung Ltd. Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat segera mendistribusikan bantuan kepada warga yang paling membutuhkan.