Mahasiswa Unissula Semarang Rampungkan Mobil Listrik Tenaga Surya, Siap Uji Jalan

Penulis: Amrizal Halim  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 09:20:01 WIB
Tim mahasiswa Unissula Semarang merampungkan prototipe mobil listrik tenaga surya siap diuji coba di jalan.

JAMBI — Tim mahasiswa Unissula Semarang menyelesaikan purwarupa mobil listrik bertenaga surya yang digadang-gadang sebagai solusi transportasi hijau masa depan. Kendaraan ini mengandalkan panel surya yang terintegrasi di bodi untuk mengisi daya baterai, sehingga beroperasi tanpa emisi dan tanpa BBM. Proyek ini merupakan bagian dari riset energi bersih yang didukung oleh pihak kampus dan kini siap melaju ke tahap uji coba.

Panel Surya sebagai Sumber Utama, Baterai sebagai Cadangan

Berbeda dengan mobil listrik konvensional yang sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian daya, prototipe buatan mahasiswa Unissula ini mengandalkan panel surya sebagai pemasok listrik utama. Energi dari matahari dikonversi langsung untuk menggerakkan motor listrik dan mengisi baterai saat kendaraan berhenti atau berjalan. Sistem ini dirancang untuk memperpanjang jarak tempuh tanpa perlu menyentuh colokan listrik PLN.

Meski demikian, tim pengembang belum merilis data spesifik mengenai kapasitas baterai, daya motor, dan jarak tempuh maksimal. Informasi tersebut baru akan dipublikasikan setelah rangkaian uji jalan selesai dilakukan. Namun, konsep zero emission dan kemandirian energi menjadi nilai jual utama dari proyek ini.

Dari Kampus ke Jalan: Uji Coba Jadi Tolok Ukur Kelayakan

Langkah selanjutnya setelah perakitan rampung adalah uji jalan. Tim mahasiswa akan menguji performa kendaraan dalam kondisi lalu lintas nyata di Semarang. Parameter yang diukur meliputi efisiensi panel surya dalam menangkap sinar matahari, konsumsi daya motor listrik, serta stabilitas dan handling kendaraan.

Hasil uji coba ini akan menentukan apakah prototipe ini layak dikembangkan lebih lanjut menjadi kendaraan produksi massal atau setidaknya menjadi model riset untuk pengembangan transportasi listrik berbasis energi terbarukan di Indonesia. Tim pengembang optimistis inovasi ini bisa menjadi alternatif nyata di tengah transisi energi nasional.

Inovasi Hijau di Tengah Gempuran Kendaraan Listrik Komersial

Proyek ini hadir di saat pasar otomotif Indonesia mulai ramai dengan mobil listrik komersial dari berbagai merek. Namun, pendekatan yang diambil oleh mahasiswa Unissula berbeda: mereka tidak hanya menghilangkan BBM, tetapi juga menghilangkan ketergantungan pada infrastruktur pengisian daya listrik konvensional. Konsep ini relevan untuk daerah dengan paparan sinar matahari melimpah di Indonesia.

Belum ada informasi mengenai potensi produksi massal atau kerja sama dengan industri otomotif. Namun, keberhasilan uji jalan bisa membuka peluang pendanaan riset lanjutan atau bahkan inkubasi startup teknologi energi bersih di lingkungan kampus. Publik menunggu hasil uji coba sebagai bukti bahwa mobil tenaga surya buatan anak bangsa bukan sekadar prototipe pameran.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top