MUARO JAMBI — Kecelakaan maut yang merenggut nyawa tiga anggota satu keluarga terjadi di wilayah Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi, pada Kamis pagi. Ketiga korban yang merupakan warga setempat meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah akibat terlindas kendaraan berat.
Peristiwa nahas itu bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi para korban menabrak sebuah mobil minibus. Akibat benturan keras, ketiganya terpental dari kendaraan dan jatuh ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, sebuah dump truk yang tidak membawa muatan melintas dan tak bisa menghindar.
Informasi yang dihimpun dari media sosial menyebutkan, ketiga korban langsung terlindas dump truk tersebut dan dinyatakan meninggal dunia di tempat. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas ketiga korban maupun penyebab pasti kecelakaan.
Kecelakaan ini melibatkan tiga jenis kendaraan: sepeda motor yang ditumpangi korban, satu unit mobil minibus, dan sebuah dump truk. Proses evakuasi sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan Kebon IX dan sekitarnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, kronologi singkat kecelakaan adalah sebagai berikut: sepeda motor korban menabrak minibus dari arah berlawanan atau searah—belum dapat dipastikan. Setelah tabrakan pertama itu, korban terpental dan langsung berada di jalur dump truk yang melintas dari arah belakang atau depan.
Tabrakan beruntun dalam waktu hampir bersamaan ini membuat ketiga korban tidak sempat menyelamatkan diri. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung berusaha menolong, namun nyawa korban sudah tidak tertolong.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Muaro Jambi masih berada di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Belum ada pernyataan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan maupun langkah hukum terhadap pengemudi dump truk dan minibus.
Kecelakaan lalu lintas di jalur Kebon IX, Sungai Gelam, memang kerap terjadi. Jalan yang relatif lurus dan minim penerangan di beberapa titik sering kali memicu kecelakaan, terutama di jam sibuk pagi hari. Warga setempat berharap ada penambahan rambu peringatan dan penerangan jalan untuk mencegah kejadian serupa.