Pencarian

Karhutla Jambi Mulai Membaik, Titik Panas Nihil tapi 2 Lokasi Masih Perlu Penanganan

Rabu, 28 Oktober 2026 • 05:01:01 WIB
Karhutla Jambi Mulai Membaik, Titik Panas Nihil tapi 2 Lokasi Masih Perlu Penanganan
Peninjauan lapangan menunjukkan kondisi karhutla di Jambi membaik dibandingkan tiga minggu sebelumnya.

JAMBI — Perbaikan kondisi karhutla di Jambi disampaikan Raja Juli saat kembali meninjau perkembangan penanganan di provinsi tersebut. Menurutnya, situasi Jambi kini jauh lebih baik ketimbang tiga minggu lalu ketika ia datang ke lokasi yang sama.

Pemantauan hotspot melalui Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) menunjukkan titik panas dengan tingkat kepercayaan tertentu sudah tidak terdeteksi. Namun, hasil pengecekan di lapangan masih menemukan dua lokasi yang perlu ditangani.

Dua Lokasi Masih Jadi Perhatian di Lapangan

Meski pemantauan satelit nihil titik panas, tim di lapangan tetap mencatat dua lokasi yang memerlukan tindakan lanjutan. Temuan itu menjadi dasar bagi pemerintah untuk tidak langsung melonggarkan pengawasan.

Raja Juli menyebut perbaikan kondisi ini tidak lepas dari upaya pembasahan yang terus dilakukan. Ia berharap periode musim hujan bisa dimanfaatkan maksimal untuk mempercepat pemadaman menyeluruh.

Jendela Hujan hingga 2 November Dimanfaatkan untuk Pembasahan

Berdasarkan informasi BMKG, curah hujan di Jambi diperkirakan cukup tinggi hingga 2 November. Pemerintah akan memanfaatkan periode itu untuk pembasahan lahan agar kondisi karhutla semakin terkendali.

"Berita baik lainnya alhamdulillah bahwa musim hujan akan segera datang di Jambi. Akan ada hujan yang tadi dikatakan oleh BMKG cukup, apa namanya, curah hujan cukup tinggi sampai tanggal 2 November," ucap Raja Juli.

Selain mengandalkan hujan alami, pembasahan akan diperkuat melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC) serta penyemprotan oleh pasukan di lapangan. "Semoga jendela sampai tanggal 2 November ini benar-benar kita manfaatkan untuk pembasahan jadi hujannya alami ada TMC akan kita pertebal dan kemudian juga pembasahan pasukan dan akan dilakukan," tuturnya.

Patroli Besar-Besaran Disiapkan Usai 2 November

Setelah 2 November, pemerintah akan memperkuat patroli untuk mencegah munculnya titik api baru. Patroli melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan BPBD hingga musim hujan yang lebih besar tiba.

"Setelah tanggal 2 November kita berharap nanti akan ada patroli besar-besaran juga dari TNI Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan juga BPBD agar tidak ada titik baru, tidak ada titik api baru pasca tanggal 2 November sampai musim hujan lebih besar," ujar Raja Juli.

Raja Juli juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali melakukan pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama agar tidak muncul titik api baru di Jambi.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks