JAMBI — Lapangan utama MTsN 2 Kota Jambi berubah menjadi panggung syiar pada Senin (24/8/2026). Satu per satu siswa dari berbagai rombongan belajar tampil membawakan ceramah dengan tema yang dikemas menarik, disaksikan langsung oleh para guru dan suporter yang memadati area sekitar lapangan.
Suasana perlombaan terasa hidup sejak pagi hingga siang hari. Gaya penyampaian yang ditampilkan para peserta pun bervariasi, mulai dari tegas, persuasif, hingga menyelipkan humor santun di sela-sela dakwah.
Empat Aspek yang Dinilai Dewan Juri
Dewan juri yang terdiri dari Rahmah dan Desi Trismayani mengamati setiap rincian penampilan peserta dengan rubrik penilaian yang ketat. Ada empat aspek utama yang menjadi tolok ukur dalam perlombaan ini.
Aspek pertama adalah kesesuaian tema dan bobot isi ceramah dengan rentang nilai 15 hingga 30 poin. Penilaian ini menguji kemampuan siswa dalam menyusun materi yang relevan dengan momentum Maulid Nabi.
Aspek kedua menilai sistematika penyampaian serta penggunaan bahasa yang runtut dan benar, dengan bobot 15 hingga 25 poin. Struktur dakwah dari pembuka hingga penutup menjadi indikator penting dalam penilaian ini.
Retorika, olah vokal, dan intonasi suara menjadi aspek ketiga yang juga berbobot 15 hingga 25 poin. Penguasaan panggung serta artikulasi kata yang jelas menentukan daya tarik ceramah di hadapan audiens.
Aspek terakhir yang tidak kalah penting adalah adab, sikap, dan penampilan peserta di atas panggung dengan rentang nilai 10 hingga 20 poin. Kesopanan pakaian dan ekspresi wajah yang santun menjadi representasi nilai-nilai dakwah yang dibawakan.
Antusiasme Suporter Menyemarakkan Ajang
Tepuk tangan dari para suporter terus terdengar seusai setiap peserta menyelesaikan pidatonya. Meski antusiasme tinggi, ketertiban tetap terjaga sehingga jalannya penilaian oleh dewan juri berlangsung lancar.
Melalui cabang lomba Dai ini, MTsN 2 Kota Jambi berharap dapat melahirkan orator-orator muda yang berani tampil serta mampu menyampaikan syiar Islam secara santun dan menginspirasi lingkungan sekitarnya.