BANGKO — Sekda Merangin Zulhifni menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersisa kurang dari satu bulan harus dimanfaatkan maksimal oleh seluruh panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam rapat yang digelar di Aula Lantai IV Kantor Bupati Merangin, ia meminta setiap bidang mempercepat penyelesaian tugas masing-masing.
"Rencana kita jadwalkan pada tanggal 4 Juli, tepatnya Sabtu malam Minggu. Karena waktunya sudah semakin dekat, seluruh persiapan harus benar-benar dimaksimalkan," ujar Zulhifni.
Progres Pembangunan Arena Utama dan Infrastruktur Pendukung
Dari hasil evaluasi, progres pembangunan arena utama MTQ menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Pematangan lahan dan penataan lokasi kegiatan terus dikebut agar siap digunakan saat pembukaan nanti.
Meski demikian, rapat tersebut menyoroti sejumlah pekerjaan infrastruktur yang masih harus segera diselesaikan. Zulhifni secara khusus meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Merangin mempercepat pengerasan lapangan utama serta akses jalan menuju lokasi kegiatan di Sungai Manau.
Cuaca dan Kesiapan Pemondokan Kafilah Jadi Perhatian
Sekda juga berharap cuaca di wilayah Sungai Manau mendukung proses pembangunan dan penataan lokasi. Menurutnya, kondisi cuaca yang bersahabat akan sangat membantu percepatan pekerjaan fisik yang masih berlangsung.
"Kita berharap cuaca mendukung sehingga pembangunan arena utama dapat selesai tepat waktu dan MTQ ke-52 Merangin dapat berlangsung sukses, lancar, dan meriah," katanya.
Selain arena utama, panitia mulai memfokuskan perhatian pada kesiapan pemondokan bagi kafilah dan tamu dari berbagai kecamatan. Rumah-rumah warga yang akan dijadikan tempat menginap peserta telah mulai didata dan ditata untuk memastikan kenyamanan selama pelaksanaan MTQ.
Target Akhir: Syiar Islam dan Silaturahmi Antar-Kecamatan
Pemerintah Kabupaten Merangin menargetkan MTQ ke-52 tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan. Melalui sinergi seluruh panitia, OPD, dan masyarakat Sungai Manau, ajang ini diharapkan mampu menjadi syiar Islam dan mempererat silaturahmi antar-kecamatan di Kabupaten Merangin.
Malam pembukaan MTQ diperkirakan akan dihadiri ribuan masyarakat dan tamu undangan. Karena itu, penyelesaian infrastruktur menjadi perhatian utama agar tidak mengganggu kelancaran acara.