Pencarian

Sungai Batanghari di Jambi Mulai Surut, Hamparan Pasir Seluas Lima Hektare Muncul di Tiga Wilayah

Minggu, 19 Juli 2026 • 22:13:31 WIB
Sungai Batanghari di Jambi Mulai Surut, Hamparan Pasir Seluas Lima Hektare Muncul di Tiga Wilayah
Berikut adalah 5 caption foto berita yang sesuai dengan permintaan:

JAMBI — Kemarau yang melanda Provinsi Jambi dalam dua bulan terakhir mulai menunjukkan dampak nyata di Sungai Batanghari. Debit air sungai terpanjang di Pulau Sumatera itu menyusut drastis hingga membuat dasar sungai yang semula terendam air kini berubah menjadi hamparan pasir luas.

Berdasarkan pantauan, hamparan pasir tersebut muncul di sejumlah titik meliputi Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Batang Hari. Luas total area yang terpapar diperkirakan mencapai lebih dari lima hektare.

Foto Udara Perlihatkan Perubahan Drastis di Pinggir Sungai

Foto udara yang diabadikan oleh pewarta Antara, Wahdi Septiawan, di kawasan Tanjung Pasir, Danau Teluk, Jambi, pada Sabtu (18/7/2026) memperlihatkan kontras antara permukiman warga di bantaran sungai dengan hamparan pasir yang mengering. Area yang biasanya tergenang air kini tampak seperti padang pasir mini di tengah pemukiman.

Kondisi ini bukan hanya mengubah wajah sungai, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas warga yang selama ini menggantungkan hidup pada aliran Sungai Batanghari, mulai dari transportasi air hingga sumber air bersih.

Tiga Wilayah Terdampak, Ancaman Kekeringan Mulai Terasa

Kota Jambi, Muaro Jambi, dan Batang Hari menjadi tiga wilayah yang paling terlihat dampaknya. Di Kota Jambi sendiri, kawasan Tanjung Pasir menjadi salah satu titik penyusutan paling ekstrem. Sementara di Muaro Jambi, hamparan pasir juga terlihat di sepanjang aliran sungai yang melintasi kawasan Candi Muaro Jambi.

Penyusutan ini memicu kekhawatiran akan ketersediaan air bersih bagi warga yang bermukim di bantaran sungai. Belum ada pernyataan resmi dari Pemprov Jambi atau Balai Wilayah Sungai terkait langkah antisipasi yang akan diambil.

Kemarau Diprediksi Masih Berlangsung, Warga Diimbau Waspada

Dengan kemarau yang diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan, luas hamparan pasir di Sungai Batanghari dikhawatirkan akan terus bertambah. Warga yang tinggal di bantaran sungai diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air dan bersiap menghadapi potensi krisis air bersih.

Fenomena penyusutan Sungai Batanghari ini menjadi pengingat akan kerentanan ekosistem sungai di tengah perubahan iklim dan musim kemarau yang semakin ekstrem. Pemerintah daerah diharapkan segera menyusun langkah mitigasi untuk mengurangi dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks