Pencarian

IHSG Berpotensi Sideways di Rentang 5.950-6.125, Analis Sebut Sentimen Global dan Domestik Jadi Penentu

Rabu, 15 Juli 2026 • 12:29:31 WIB
IHSG Berpotensi Sideways di Rentang 5.950-6.125, Analis Sebut Sentimen Global dan Domestik Jadi Penentu
IHSG dibuka menguat 28,51 poin ke posisi 6.068 pada perdagangan Rabu.

JAKARTA — IHSG dibuka menguat 28,51 poin atau 0,47 persen ke posisi 6.068 pada Rabu. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 ikut naik 2,61 poin atau 0,44 persen ke posisi 601,50.

Data Inflasi AS Melambat, Ekspektasi Suku Bunga The Fed Mereda

Dari Amerika Serikat, data inflasi terbaru memberikan angin segar bagi pasar. Inflasi AS tercatat sebesar 3,5 persen year on year (yoy) pada Juni 2026, turun dari 4,2 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. Inflasi inti juga melambat menjadi 2,6 persen (yoy) dari 2,9 persen (yoy).

Laju inflasi Producer Price Index (PPI) AS diperkirakan ikut melambat menjadi 6,2 persen (yoy) pada Juni 2026, dari sebelumnya 6,5 persen (yoy). Data ini menurunkan ekspektasi pasar akan potensi kenaikan suku bunga The Fed pada akhir bulan ini.

"Ketua The Fed Kevin Warsh memberikan kesaksian di hadapan Kongres mengatakan bahwa peningkatan inflasi dalam lima tahun terakhir akan menjadi masa lalu," ujar Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Ekspor China Tumbuh 27 Persen, Surplus Neraca Dagang Melebar

Dari kawasan Asia, data perdagangan China menunjukkan kinerja positif. Ekspor China meningkat 27 persen (yoy) pada Juni 2026, naik dari 19,4 persen (yoy) pada Mei 2026. Impor juga tumbuh signifikan sebesar 36 persen (yoy) pada periode yang sama.

Surplus neraca perdagangan China bertambah menjadi 125,62 miliar dolar AS pada Juni 2026, dari sebelumnya 105,43 miliar dolar AS. Namun, investor masih menantikan data pertumbuhan PDB China yang diperkirakan melambat menjadi 4,5 persen (yoy) pada kuartal II 2026.

BEI Terbitkan Kriteria Baru, 37 Saham Masuk Daftar Pengawasan

Dari dalam negeri, Bursa Efek Indonesia (BEI) menambahkan kriteria Price-Impact Ratio dalam metodologi penyaringan saham. Rasio ini membandingkan perubahan harga saham dengan tingkat velocity perdagangan atau rata-rata volume transaksi dibanding jumlah saham beredar di publik.

Saham dengan volume transaksi rendah namun mengalami kenaikan harga besar akan menghasilkan Price-Impact Ratio tinggi dan berpotensi masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). Seiring kriteria baru ini, BEI menambahkan 37 saham ke dalam daftar HSC sehingga total menjadi 51 saham.

Pada perdagangan Selasa (14/7/2026), bursa Eropa dan Wall Street kompak menguat. Indeks S&P 500 naik 0,38 persen, Nasdaq Composite menguat 1,10 persen, dan Dow Jones Industrial Average melemah tipis 0,02 persen. Di Asia pagi ini, Nikkei menguat 1,04 persen, Hang Seng naik 1,34 persen, sementara Shanghai melemah 0,19 persen.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks