JAMBI — Rapat yang berlangsung di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jambi ini menjadi langkah strategis untuk memvalidasi data kepesertaan para pekerja yang bakal dilindungi. Mekanisme verifikasi, validasi administrasi, hingga penguatan koordinasi antara pemda dan BPJS Ketenagakerjaan dibahas secara menyeluruh dalam forum tersebut.
Kolaborasi Pemangku Kepentingan Jadi Kunci
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Jabung Barat, Indro Agus Febrianto, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, proses verifikasi harus dilakukan secara cermat, transparan, dan akuntabel agar manfaat program benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
"Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit. Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, khususnya para camat, kepala desa, dan lurah yang aktif mendukung proses pendataan dan verifikasi ini," ujar Indro.
Pemkab Targetkan Perluasan Cakupan Perlindungan
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Frans Afrianto, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui rapat koordinasi ini, ia berharap proses verifikasi rampung sesuai ketentuan sehingga peserta segera memperoleh manfaat.
"Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan agar setiap program perlindungan sosial berjalan secara efektif," ungkapnya.
Diskusi Teknis Verifikasi di Tingkat Desa dan Kelurahan
Rapat dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jambi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Jabung Barat, serta Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tanjab Timur. Camat Berbak, Camat Sadu, dan seluruh kepala desa serta lurah di dua kecamatan tersebut juga turut hadir.
Suasana rapat berlangsung konstruktif dengan diskusi dan penyamaan persepsi mengenai teknis pelaksanaan verifikasi di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Hasil koordinasi ini diharapkan mampu mempercepat validasi data sekaligus meningkatkan kualitas implementasi program di lapangan.
Sinergi yang semakin kuat antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Tanjung Jabung Timur diharapkan memberikan rasa aman bagi para pekerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah berkelanjutan melalui penguatan sistem perlindungan sosial ketenagakerjaan.