JAMBI — Kemenangan ini menjadi penebusan bagi skuad asuhan David Nascimento. Pada laga uji coba pertama, Jumat (3/7/2026), Indonesia hanya bermain imbang 1-1 setelah kebobolan di menit akhir. Kini, dengan kemenangan tiga gol tanpa balas, kepercayaan diri pemain muda Indonesia perlahan terbangun jelang agenda resmi berikutnya.
Instruksi Berani Tekan dari Pelatih Portugal
Ramadhan, yang merupakan pemain jebolan Persebaya Surabaya U-16, mengungkapkan perbedaan signifikan saat dilatih pelatih asal Portugal. David Nascimento, menurutnya, tidak hanya fokus pada penguasaan bola, tetapi juga menuntut keberanian tinggi saat tim kehilangan bola.
"Instruksinya, kami harus lebih berani untuk selalu menekan (press) pemain lawan. Selain itu, kami juga harus bermain dengan umpan-umpan pendek satu-dua," ujar pemain kelahiran 16 Agustus 2010 itu dalam keterangan pers usai laga.
Instruksi tersebut mulai terlihat jelas saat menghadapi Malaysia. Lini belakang Indonesia yang digalangi Ramadhan tampil agresif, sering memotong aliran bola lawan sejak dari lini tengah. Skema bangun serangan pun tidak lagi membuang bola panjang, melainkan melalui kombinasi pendek dari belakang.
Debut Pengalaman Berharga Bersama Pelatih Asing
Bagi Ramadhan, pengalaman dilatih David Nascimento menjadi momen spesial. Ini kali pertama ia diasuh pelatih asing sepanjang kariernya di level junior. "Kesannya sangat seru. Rasanya sangat berkesan sekali. Soalnya, selama ini saya belum pernah dilatih oleh pelatih asing," akunya.
Di bawah asuhan Nascimento, Ramadhan menjelma menjadi pemain kunci di lini belakang. Ia selalu dipercaya menjadi starter dalam dua laga uji coba kontra Malaysia. Kepercayaan itu ia balas dengan performa solid dan kepemimpinan di lapangan.
Clean Sheet dan Kebangkitan Mental Tim
Kemenangan 3-0 ini tidak hanya soal skor. Ramadhan menekankan pentingnya clean sheet sebagai modal psikologis tim. "Alhamdulillah hari ini kami bisa meraih kemenangan sekaligus clean sheet. Kunci kemenangan ini tentu kerja sama antar pemain yang sangat baik dan saling tolong-menolong," katanya.
Hasil ini menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia U-17 yang tengah mempersiapkan diri menghadapi turnamen mendatang. Jika pola permainan menekan dan umpan pendek ala David Nascimento terus konsisten, Garuda Muda berpotensi tampil lebih kompetitif di level Asia.