Pencarian

Gubernur Jambi Al Haris Ajak Mahasiswa Universitas Jambi Jadi Garda Terdepan Cegah Karhutla di Lahan Gambut

Kamis, 11 Juni 2026 • 02:57:31 WIB
Gubernur Jambi Al Haris Ajak Mahasiswa Universitas Jambi Jadi Garda Terdepan Cegah Karhutla di Lahan Gambut
Gubernur Jambi Al Haris mengajak mahasiswa Universitas Jambi berperan aktif cegah karhutla di lahan gambut.

Al Haris mengatakan peran mahasiswa sangat strategis karena mereka bersentuhan langsung dengan warga, baik melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), praktik lapangan, maupun saat pulang ke kampung halaman. Menurutnya, pencegahan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan petugas di lapangan.

"Selama ini kita merasakan agenda pencegahan karhutla seolah-olah hanya dilakukan oleh pihak tertentu, padahal ada anak-anak kita, para mahasiswa, yang juga terlibat langsung di masyarakat," ujar Al Haris di hadapan peserta kuliah umum.

Dampak Karhutla: dari ISPA hingga Gangguan Transportasi

Gubernur menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan membawa dampak luas bagi kehidupan warga Jambi. Asap yang dihasilkan dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), menghambat aktivitas sekolah, hingga mengganggu transportasi udara dan darat. Ia menekankan bahwa pencegahan jauh lebih baik dibandingkan penanganan saat api sudah membesar.

"Kalau sudah terjadi kebakaran, luar biasa sulit memulihkannya. Kadang-kadang berhari-hari api di gambut baru bisa dipadamkan. Jangkauannya jauh, SDM terbatas, alat juga terbatas," kata dia.

Pemprov Jambi Sudah Luncurkan Modul Gambut untuk Pelajar

Untuk memperkuat pemahaman sejak dini, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah meluncurkan modul pembelajaran tentang hutan gambut untuk siswa SMA dan SMK. Modul ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya gambut sebagai penyimpan karbon dan penyangga ekosistem. Al Haris menyoroti bahwa lahan gambut kerap dianggap tidak bermanfaat, padahal perannya sangat vital bagi lingkungan.

Dirinya berharap kuliah umum ini menjadi langkah awal yang konkret untuk menyatukan persepsi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam mencegah karhutla di Jambi. "Edukasi kepada masyarakat justru menjadi langkah penting agar kebakaran dapat dicegah sejak awal," tegasnya.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks