JAMBI — Saus mentai menjadi salah satu komponen sajian bernuansa Jepang dan Korea yang paling digemari pencinta kuliner di Tanah Air. Perpaduan rasa gurih, sedikit manis, creamy, dan aroma smoky membuat saus ini fleksibel dipadukan dengan berbagai olahan.
Meski sering dijumpai di restoran atau kedai sushi modern, meracik saus mentai di rumah ternyata cepat dan sederhana. Keunggulan utamanya, tingkat kepedasan dan keasinan bisa disesuaikan dengan preferensi lidah keluarga tanpa tambahan bahan pengawet.
Resep saus mentai rumahan hanya membutuhkan enam bahan utama. Pilih mayones beraroma netral atau jenis Japanese style mayonnaise agar rasa saus tidak terlalu dominan.
Saus sambal berfungsi sebagai pengatur level pedas, sementara saus tomat menyeimbangkan rasa asam manis dan memberi warna khas oranye pada saus. Minyak wijen menyumbang aroma harum yang membedakan saus mentai rumahan dari mayones biasa.
Kecap asin atau garam memberi lapisan rasa umami yang tipis. Bila ingin tekstur lebih kaya, serpihan nori bisa ditambahkan sebagai penambah dimensi rasa laut yang ringan.
Saus mentai hasil racikan sendiri bisa langsung dipakai untuk beragam hidangan. Paduan paling populer adalah sushi bake, nasi shirataki, dan makaroni panggang yang dipanggang ulang dengan lapisan saus di atasnya.
Selain itu, saus ini juga cocok dioleskan pada aneka gorengan sebagai cocolan atau lapisan sebelum dipanggang. Fleksibilitas itu membuat saus mentai jadi stok saus serbaguna di dapur rumah.
Meracik saus sendiri menghilangkan kebutuhan bahan pengawet yang biasa ada pada produk saus kemasan. Karena berbahan dasar mayones, saus mentai rumahan sebaiknya disimpan di lemari pendingin dan segera dihabiskan dalam beberapa hari setelah dibuat.
Penyimpanan dalam wadah tertutup rapat membantu menjaga tekstur creamy dan mencegah saus menyerap aroma lain dari isi kulkas. Untuk porsi besar, bagi saus ke wadah kecil agar tidak sering dibuka-tutup.