BUNGO — Camat Tanah Sepenggal Lintas, Sulaiman, memastikan kesiapan Sirkuit Rantau Penantian jelang putaran perdana Sumatera Grasstrack Championship (SGC) yang dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Juli 2026. Peninjauan dilakukan langsung ke sejumlah titik krusial di arena balap.
Dalam kunjungan itu, Sulaiman bersama panitia mengecek kondisi lintasan, area paddock, akses kendaraan, serta pusat aktivitas peserta dan penonton. Beberapa aspek teknis juga menjadi perhatian agar kejuaraan berjalan sesuai rencana.
SGC Round 1 di Kabupaten Bungo akan mempertandingkan empat kelas. Mulai dari Sport Trail, Bebek Modifikasi, hingga Special Engine 65 cc dan Special Engine 250 cc. Seluruh kelas dipastikan akan menghadirkan persaingan ketat di lintasan tanah.
Kejuaraan ini merupakan salah satu ajang balap motor terbesar di Pulau Sumatera. Selain sebagai wadah pembinaan atlet otomotif, event ini diyakini mampu mendongkrak sektor ekonomi masyarakat melalui peningkatan kunjungan peserta, tim, dan penonton.
Panitia menyiapkan hadiah bergengsi bagi Juara Umum Full Round. Pemenang berhak membawa pulang satu unit mobil, satu unit sepeda motor, dan satu unit sepeda listrik. Setelah seri pembuka di Bungo, kompetisi akan berlanjut ke Bengkulu pada 26-27 September 2026, sebelum ditutup di Batanghari, Jambi, pada 28-29 November 2026.
"Kami berharap seluruh persiapan dapat selesai tepat waktu sehingga pelaksanaan Sumatera Grasstrack Championship Round 1 berjalan aman, lancar, dan sukses," ujar Camat Sulaiman.
Menurutnya, event ini bukan sekadar ajang olahraga otomotif. "Tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Kabupaten Bungo, khususnya Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat," imbuhnya.
Di akhir peninjauan, Sulaiman mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan kejuaraan tersebut. Pemerintah kecamatan berkomitmen mendukung penuh agar SGC Round 1 berjalan aman dan lancar.