JAMBI — Kabar terbaru soal Samsung Galaxy Watch 9 datang dari celah kode perangkat lunak. Alih-alih menghadirkan model Classic hanya setiap dua generasi, Samsung justru disebut akan merilis Galaxy Watch 9 Classic untuk tahun kedua berturut-turut.
Tim Android Authority menemukan tiga kode nama dalam pembaruan Wear OS yang belum dirilis ke publik. Kode tersebut adalah "fresh9," "wise9," dan "projectv2." Pola ini identik dengan tahun lalu ketika "fresh8" merujuk pada Galaxy Watch 8, "wise8" untuk Galaxy Watch 8 Classic, dan "projectx2" untuk Galaxy Watch Ultra (2026).
Konfirmasi tambahan datang dari sejarah penamaan internal Samsung. Galaxy Watch 6 Classic, misalnya, menyandang kode "wise6bs." Artinya, awalan "wise" memang secara konsisten digunakan untuk varian Classic yang mengusung bezel fisik berputar.
Selain soal desain, kode yang sama juga mengungkap dukungan fitur raise-to-talk untuk jam tangan pihak ketiga. Google sebelumnya menyematkan fitur ini di Pixel Watch 4 dengan label "RttSettingsManagerPixelWatch." Pada pembaruan terbaru, muncul kode baru bernama "RttSettingsManager3pWearOs."
Fitur ini memungkinkan pengguna menjawab panggilan atau mengaktifkan asisten suara cukup dengan mengangkat pergelangan tangan ke dekat mulut, tanpa perlu menyentuh layar. Mengingat kedekatan kerja sama Samsung dan Google dalam pengembangan Wear OS, Galaxy Watch 9 disebut-sebut akan menjadi perangkat pertama di luar ekosistem Pixel yang mendapat fitur ini.
Berdasarkan pola peluncuran tahun-tahun sebelumnya, Samsung diperkirakan akan merilis Galaxy Watch 9 series pada Juli 2026. Acara peluncuran kemungkinan akan digelar bersamaan dengan jajaran foldable terbaru, termasuk Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Glasses.
Keputusan Samsung untuk tidak lagi bergantian menghadirkan model Classic menunjukkan bahwa varian dengan bezel putar memiliki pangsa pasar yang solid. Bagi pengguna yang menyukai navigasi fisik klasik, kehadiran Galaxy Watch 9 Classic di tahun yang sama dengan Watch 8 Classic menjadi kabar baik. Sementara itu, adopsi fitur raise-to-talk menandakan Samsung ingin mengejar ketertinggalan dalam hal kemudahan interaksi suara yang sudah lebih dulu populer di perangkat Google.
Belum ada informasi resmi mengenai harga atau spesifikasi detail seperti prosesor, kapasitas baterai, dan material bodi. Kita tunggu pengumuman resmi Samsung pada pertengahan tahun nanti.