JAMBI — Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Al Haris yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam. Kegiatan itu turut disaksikan Ketua Umum LAM Provinsi Jambi Hasan Basri Agus (HBA) bergelar Temenggung Putro Jayodiningrat.
Siapa Saja yang Duduk di Struktur Baru Debalang Negeri
Selain Ramli Thaha di kursi ketua, sejumlah tokoh menempati posisi strategis. Hasan Basri Agus dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina dan Hesnidar Haris sebagai Ketua Dewan Penasihat.
Prof. Mukhtar Latif mengisi posisi Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi. Di jajaran pimpinan pusat, Ramli Thaha dibantu Kemas Muhammad Fuad dan Muhammad Syukur sebagai Wakil Ketua Umum, sementara H. Imron Rosadi menjabat Ketua Harian.
17 Bidang hingga Laskar di 11 Kabupaten dan Kota
Organisasi ini diperkuat 17 bidang yang menangani urusan organisasi, adat dan budaya, pendidikan, hukum, kesehatan, lingkungan, hingga perekonomian dan UMKM. Struktur tersebut juga mencakup Dewan Komando Penjaga Negeri Melayu Jambi yang membawahi panglimo wilayah di 11 kabupaten dan kota.
Dewan komando itu diperkuat lima laskar dengan tugas masing-masing, mulai dari pengamanan adat dan budaya hingga membantu penyelesaian konflik kemasyarakatan. Ada pula Dewan Puteri Penata Negeri Melayu Jambi yang dipimpin Dr. Hj. Nasta Trilaksmi, didampingi Ida Royani dan Sri Hartati sebagai wakil ketua.
Pesan Al Haris: Jangan Mudah Dipecah Belah Isu
Al Haris meminta kepengurusan baru menjalankan amanah dengan baik, terutama menjaga persatuan dan keutuhan masyarakat Provinsi Jambi. Menurutnya, Debalang Negeri berperan penting mengawal negeri Jambi dari wilayah timur hingga Kerinci.
"Saya berharap mereka bekerja mengawal Jambi ini. Mereka adalah dewan Jambi dari ujung timur sampai ke Kerinci," kata Al Haris.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Menjaga keutuhan daerah, ujarnya, merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
"Satukan anak negeri Jambi ini, jangan menimbulkan perpecahan. Satukan tekad kita bahwa Jambi harus tetap utuh. Jangan mudah dipecah belah oleh isu-isu yang tidak menentu," tegasnya.
Harapan agar Debalang Negeri Jadi Wadah Pemersatu
Dalam keterangannya, Al Haris berharap seluruh pengurus bekerja maksimal dan menjadikan Debalang Negeri sebagai wadah pemersatu masyarakat Melayu Jambi. Kepengurusan masa bakti 2026-2031 kini memikul tugas mengawal adat, budaya, dan keutuhan wilayah provinsi tersebut.