JAMBI — Ayam goreng Chili Padi termasuk hidangan khas Melayu dan Asia Tenggara yang mengandalkan cabai tumbuk kasar, bukan cabai halus, supaya tekstur pedasnya terasa menggigit. Bagian ayam yang dipakai bisa paha atau dada, tergantung selera.
Yang membuat hidangan ini berbeda dari ayam goreng biasa ada pada dua lapis rasa. Bumbu ungkep meresap ke daging lebih dulu, lalu cabai tumbuk dan perasan jeruk nipis atau jeruk limau menambah aroma segar di akhir.
Bahan Ungkepan yang Perlu Disiapkan
Untuk 500 gram daging ayam, siapkan bumbu dasar berikut agar rasa gurihnya merata sampai ke dalam:
- 500 gram daging ayam, potong sesuai selera (paha atau dada)
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 1 cm kunyit, haluskan (atau ½ sendok teh kunyit bubuk)
- 1 sendok teh ketumbar bubuk
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh merica bubuk
- Air secukupnya untuk mengungkep
Mengapa Cabai Ditumbuk Kasar, Bukan Dihaluskan
Cabai yang ditumbuk kasar mempertahankan sedikit tekstur dan minyak alaminya, sehingga rasa pedasnya tidak hilang saat digoreng. Bumbu halus dari blender justru sering membuat cabai berair dan cepat gosong di wajan.
Perasan jeruk limau ditambahkan menjelang akhir, bukan di awal, supaya aroma segarnya tidak menguap. Cukup beberapa tetes untuk menyeimbangkan rasa gurih dan pedas.
Langkah Praktis untuk Dapur Rumahan
Ungkep ayam bersama bawang putih, kunyit, ketumbar, garam, dan merica hingga air menyusut dan bumbu meresap. Setelah itu goreng ayam dalam minyak panas sampai permukaannya renyah, lalu tiriskan.
Sementara ayam ditiriskan, tumis cabai tumbuk kasar sebentar saja agar tidak pahit. Siram bumbu cabai ke atas ayam goreng, beri perasan jeruk limau, dan sajikan selagi hangat bersama nasi putih.
Hidangan ini cocok untuk menu makan siang keluarga di akhir pekan. Porsi 500 gram ayam cukup untuk tiga sampai empat orang, dengan tambahan lalapan mentimun dan daun kemangi bila ingin lebih segar.