Pencarian

Hiswana Migas Jambi Pastikan B50 Lebih Aman untuk Mesin, Target Pemerataan ke Jambi Akhir Juli 2026

Rabu, 15 Juli 2026 • 15:17:31 WIB
Hiswana Migas Jambi Pastikan B50 Lebih Aman untuk Mesin, Target Pemerataan ke Jambi Akhir Juli 2026
Ketua Hiswana Migas Jambi, Muhammad Hafiz, menyatakan biodiesel B50 lebih unggul dari B40 dan aman digunakan pada mesin kendaraan.

JAMBI — Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Provinsi Jambi angkat bicara soal keamanan penggunaan biodiesel B50. Ketua Hiswana Migas Jambi, Muhammad Hafiz, menegaskan bahwa bahan bakar campuran ini justru lebih unggul dari pendahulunya.

"Berdasarkan keterangan dari pihak yang telah menyalurkan B50, bahan bakar tersebut lebih baik dari B40," kata Hafiz di Jambi, Senin (13/7/2026).

Menurut Hafiz, keunggulan B50 terlihat dari segi fisik dan dampaknya terhadap performa mesin kendaraan. Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir untuk menggunakan BBM jenis baru ini, apalagi proses uji kelayakan telah dilakukan sebelumnya.

Mengapa B50 Diklaim Lebih Baik dari B40?

Hafiz menjelaskan bahwa B50 merupakan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak kelapa sawit dan 50 persen minyak solar fosil. Kandungan nabati yang lebih tinggi ini dinilai memberikan pembakaran yang lebih sempurna dan lebih bersih pada mesin diesel.

"Justru penggunaan B50 mampu mengurangi ketergantungan impor bahan bakar dari luar. Saya kira itu sangat baik, untuk membangun kemandirian energi kita," jelasnya.

Jadwal Pemerataan ke Jambi dan Potensi Daerah

Saat ini distribusi B50 masih difokuskan di Pulau Jawa. Namun, Hiswana Migas menargetkan pada akhir Juli 2026, BBM ini sudah bisa diakses secara merata oleh masyarakat di seluruh provinsi, termasuk Jambi.

Langkah ini dinilai strategis mengingat Jambi merupakan salah satu sentra produksi kelapa sawit nasional. Berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023 yang dirilis BPS Provinsi Jambi, terdapat 271 ribu pelaku usaha perkebunan sawit di provinsi ini.

Pada 2023, luas area perkebunan sawit di Jambi mencapai hampir 1,2 juta hektare dengan total produksi minyak kelapa sawit (CPO) mencapai lebih dari 2,7 juta ton. Potensi besar ini menjadikan Jambi sebagai salah satu daerah yang paling diuntungkan dengan program mandatori B50.

Apa Dampaknya bagi Konsumen di Jambi?

Dengan adanya kepastian distribusi B50, masyarakat Jambi diharapkan bisa menikmati bahan bakar yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung produk perkebunan lokal. Hiswana Migas memastikan bahwa kualitas B50 sudah teruji dan aman digunakan untuk berbagai jenis kendaraan diesel yang beredar di Indonesia.

Bagikan
Sumber: imcnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks