JAMBI — Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat langsung kepada 400 peserta P3MD di Hambalang pada Minggu (24/5). Program ini merupakan inisiatif bersama antara Presiden dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Seleksi dari 6.000 Pendaftar, Hanya 400 yang Lolos
Proses seleksi P3MD berlangsung sangat ketat. Zhirazzi Dimas Prasetyo, peserta dari PT Bank Negara Indonesia (BNI), mengungkapkan jumlah pendaftar mencapai 6.000 orang sebelum akhirnya disaring menjadi 400 peserta terbaik.
"Ya, saya merasa bangga menjadi salah satu peserta dari 400 total yang ada," ujar Zhirazzi dalam keterangan resmi Senin (25/5).
Tiga Fase Pendidikan: Karakter, Manajerial, dan Magang
Pendidikan P3MD berlangsung selama sembilan bulan dan dibagi ke dalam tiga fase utama. Tahap awal selama tiga bulan berfokus pada pelatihan pembentukan karakter dan kedisiplinan.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan manajerial serta strategi pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan. Tahapan terakhir diisi dengan program magang dua bulan di kementerian, lembaga pemerintah, dan perusahaan BUMN.
Fokus pada Karakter Kepemimpinan dan Integritas
Program ini tidak hanya membekali kemampuan profesional peserta, tetapi juga karakter kepemimpinan dan integritas yang kuat. Zhirazzi mengungkapkan, pesan Presiden Prabowo mengenai pentingnya mental ideologi menjadi yang paling membekas selama mengikuti taklimat di Hambalang.
Erlin Shofiana, peserta dari PT Pupuk Indonesia, mengaku antusias dan bangga dapat terlibat dalam program ini. "Kita harap (program ini) terus dikawal sampai dengan output yang diharapkan oleh Bapak Presiden," tuturnya.
Menyiapkan Pemimpin BUMN Hadapi Tantangan Global
P3MD dirancang sejalan dengan visi Prabowo dalam membangun tata kelola BUMN yang lebih baik melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. Fokus utama program ini adalah mencetak pemimpin dengan kapasitas intelektual, kemampuan pengambilan keputusan, serta komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
Aizna Syachkalita, peserta dari PT Pupuk Kalimantan Timur, optimistis program ini bertujuan jangka panjang dalam mempersiapkan kemandirian bangsa melalui pembangunan SDM unggul. Pemerintah ingin menyiapkan generasi baru pemimpin BUMN yang mampu menghadapi tantangan global dan mendorong transformasi perusahaan negara.